English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, December 27, 2017

KURS RUPIAH 28 DESEMBER: Pantau Pergerakan Sepanjang Hari Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:44 PM 1 comment
PT kontak Perkasa | Berikut adalah pergerakan nilai tukar rupiah sepanjang hari ini dari pembukaan hingga penutupan yang disajikan secara live di Bisnis.com.
Pergerakan nilai tukar rupiah berakhir melemah pada perdagangan Rabu (27/12/2017).
Rupiah ditutup terdepresiasi 0,05% atau 7 poin di Rp13.561 per dolar AS setelah pagi tadi rupiah dibuka dengan penguatan 0,02% atau 3 poin di posisi 13.551.
Sepanjang perdagangan kemarin, rupiah bergerak di zona merah pada kisaran Rp13.542 – Rp13.564 per dolar AS.
Sementara itu, pergerakan mata uang lainnya di Asia terpantau bervariasi, dengan penguatan dipimpin dolar SIngapuira yang terapresiasi 0,19%, disusul won Korea Selatan yang menguat 0,17%.
Di sisi lain, baht Thailand dan renminbi China yang masing-masing terdepresiasi 0,20% dan 0,19% berada di antara mata uang yang mengalami pelemahan, seperti dikutip dari data Bloomberg.
Adapun indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah 0,16% atau 0,15 poin ke level 93,107 pada pukul 16.45 WIB.
Dilansir Reuters, sebelumnya indeks dolar AS menguat setelah ada dorongan yang ditopang lonjakan harga minyak mentah menyusul sebuah ledakan pada jaringan pipa di Libya.
Pada perdagangan Selasa (26/12), harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari 2018 ditutup menguat 1,50 poin di level US$59,97 per barel, level tertinggi sejak Juni 2015.
Adapun minyak Brent untuk pengiriman Februari berakhir melonjak 2,71% atau 1,77 poin di level U$67,02 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, level tertinggi sejak Mei 2015.
Sebuah pipa yang dioperasikan oleh Waha Oil yang membawa minyak mentah ke terminal ekspor terbesar Libya meledak pada hari Selasa, menjatuhkan output negara tersebut sebesar 70.000-100.000 barel per hari.
Namun, harga minyak kembali berbalik melemah, dengan WTI turun 0,70% sedangkan minyak Brent melemah 1,10%.
Selain itu, Christin Tuxen, analis mata uang di Danske Bank mengatakan hanya ada sedikit sentimen yang menggerakkan dolar AS pada perdagangan hari ini, setelah engesahan reformasi pajak pemerintah AS minggu lalu tidak membantu dolar.
"Bagi kebanyakan orang, ini (pengesahan UU pajak AS) bukan menjadi sesuatu yang mendukung dolar," ungkapnya, seperti dikutip Reuters.
Tuxen menambahkan bahwa perdagangan dolar AS pada Desember telah didorong oleh volatilitas nilai tukar euro - dolar, yang melebar secara signifikan awal bulan in karena permintaan dolar melonjak.
BACA JUGA : 

Indeks Stoxx Bertahan Menguat di Tengah Tekanan Sektor Teknologi

Tuesday, December 26, 2017

PT Kontak Perkasa Balikpapan | Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Selasa (26/12/2017) setelah saham Apple dan pemasok komponennya melemah menyusul laporan permintaan iPhone X yang lebih rendah.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 7,85 poin atau 0,03% ke 24.746,21, sedangkan indeks Standard & Poor’s  500 melemah 2,84 poin atau 0,11% ke 2.680,5 dan Nasdaq Composite turun 23,71 poin atau 0,34% ke 6.936,25.

Menurut Harian Ekonomi Taiwan yang dikutip Reuters, Apple akan memangkas perkiraan penjualan untuk smartphone andalannya tersebut pada kuartal IV 2017 menjadi 30 juta unit, dari perkiraan awal sebesar 50 juta unit.

Laporan tersebut, bersamaan dengan beberapa proyeksi baru-baru ini atas permintaan iPhone X yang melemah, membuat saham Apple tenggelam 2,5%, penurunan harian terburuk sejak 10 Agustus.

"Ada kabar di Apple hari ini sehingga menyebabkan semacam kecemasan, mungkin beberapa pemasok komponen Apple dan mungkin beberapa saham teknologi pada umumnya," kata Ken Polcari, direktur divisi pasar saham Wall Street di O'Neil Securities, seperti dikutip Reuters.

Saham perusahaan yang memasok komponen ke Apple, termasuk Broadcom, Skyworks Solutions, Finisar dan Lumentum Holdings, semuanya merosot. Indeks semikonduktor PHLX kehilangan 0,97%.

Sektor teknologi pada indeks S&P turun 0,70% dan menjadi penekan utama di antara 11 sektor indeks. Sektor ini telah mendapat tekanan dalam beberapa hari terakhir dan mengalami penurunan kelima berturut-turut karena pelaku pasar melihat saham teknologi mendapatkan dorongan lebih kecil dari perombakan pajak AS pekan lalu.

Meski mengalami penurunan, sektor teknologi masih naik hampir 40 persen sepanjang tahun ini.
Pelemahan indeks tertahan oleh dorongan pada sektor energi karena harga minyak melonjak lebih dari 2% menyusul ledakan pada pipa minyak mentah di Libya dan pemotongan pasokan yang dipimpin oleh OPEC.

Sahamn Chevron naik 0,8% dan EOG Resources naik 2,1% untuk memimpin sektor energi pada indeks S&P yang ditutup menguat 0,82%.



Thursday, December 21, 2017

Stok AS Susut, Harga Minyak Brent Sentuh Level Tertinggi Dua Tahun

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:11 PM No comments

PT Kontak Perkasa Futures  | Pergerakan harga minyak mentah Brent berhasil ditutup di level tertinggi dalam lebih dari dua tahun pada perdagangan Kamis (21/12), setelah penyusutan stok minyak di Amerika Serikat (AS) menghilangkan kekhawatiran seputar kelebihan suplai global.

Adapun harga minyak West texas Intermediate (WTI) ditutup di level tertinggi dalam dua pekan. Stok minyak mentah AS pekan lalu dilaporkan mengalami penurunan terbesar sejak puncak musim panas di Amerika Utara.

Sementara itu, sistem pipa Forties milik Ineos Group, yang mengangkut minyak dari ladang minyak Laut Utara dan membantu menetapkan harga internasional, telah ditutup sejak 11 Desember menyusul ditemukannya retakan.

Harga minyak Brent, patokan Eropa, untuk kontrak Februari 2018 ditutup naik 0,53% atau 0,34 poin di US$64,90 di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Adapun harga minyak WTI kontrak Februari 2018 berakhir naik 27 sen di US$58,36 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan mencapai sekitar 50% di bawah rata-rata 100 hari.

“Sentimen bullish berlanjut di antara para pedagang menyusul penurunan jumlah persediaan yang lebih besar daripada perkiraan,” kata Rob Haworth di US Bank Wealth Management, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (22/12/2017).

Harga minyak bergerak menuju kenaikan tahunan setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sejumlah negara non OPEC memutuskan untuk memperpanjang pembatasan pasokan sampai akhir 2018.

Menurut pihak pemerintah Rusia, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz menyetujui perlunya melanjutkan bekerja sama untuk menjaga stabilitas pasar energi.

Faktor pendorong untuk minyak juga masih terkait dengan penutupan sistem pipa Forties. Ineos menginfromasikan sedang melakukan persiapan untuk memulai kembali jaringan Forties di dasar laut dan mengirimkan minyak mentah ke daratan Inggris. Operasi normal kemungkinan akan dimulai pada awal Januari.


Wednesday, December 20, 2017

IHSG Kuat Dengan Capital Inflow, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:25 PM No comments

PT Kontak Perkasa Futures  |IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 6023 - 6212 pada hari ini, Kamis (21/12/2017) dengan potensi menguat.
William Surya Wijaya, Vice President Research Department Indosurya Sekuritas menjelaskan IHSG terus menerus berusaha mencetak rekor level tertinggi sepanjang masa yang baru.
Kali ini, disertai dengan capital inflow yang terjadi dan diharapkan akan terus berlangsung hingga penghujung tahun.
Menurutnya, setiap peluang koreksi wajar masih terus dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat perjalanan IHSG hingga saat ini masih berada dalam jalur uptrend baik jangka pendek - menengah - maupun panjang.
Salah satu faktor pendukung adalah dengan terlihat masih stabil dan kuat kondisi fundamental perekonomian terlihat dari segala rilis data perekonomian yang terlansir sejak awal bulan terakhir 2017 hingga saat ini.
Hari ini IHSG berpotensi melaju naik.
Today's menu :
- WSBP
- TLKM
- INDF
- PWON
- ICBP
- JSMR
- KLBF
- BBNI
- HMSP
(Disclaimer)

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search