English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, April 9, 2018

AETS Berakhir, Peningkatan Harga Karet Masih Belum Signifikan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:34 PM No comments
PT KONTAKPERKASA FUTURES - Penerapan pembatasan ekspor karet selama tiga bulan pertama 2018 yang disepakati oleh tiga negara eksportir karet yang tergabung dalam International Tripartite Rubber Council (ITRC) tampaknya belum berdampak banyak terhadap peningkatan harga.

Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumatra Utara (Sumut) mencatat harga karet pada saat pengumuman Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) kelima, yakni pada 30 November 2017, berada pada level US$145,3 sen per kilogram (kg) untuk TSR20 berdasarkan SICOM.

Adapun selama implementasinya, harga karet rata-rata ada di level US$146,71 sen per kg atau hanya meningkat US$1,41 sen.

Kendati demikian, Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut Edy Irwansyah menilai penerapan AETS cukup berhasil, khususnya dalam mencegah agar nilai karet tidak merosot lebih jauh lagi.

"Tujuan utama untuk menahan agar tidak jatuh pada saat diumumkan sudah berhasil," katanya, Senin (9/4/2018) malam.

Seperti diketahui, para eksportir karet di Indonesia, Thailand, dan Malaysia setuju untuk memangkas penjualan di pasar global sebanyak 350.000 ton hingga Maret 2018 sebagai bagian dari kesepakatan tiga negara produsen untuk mengerek harga komoditas tersebut.

Berdasarkan data dari Gapkindo Sumut, AETS sudah mulai diterapkan sejak 2003.

Pada 2009, ketika harga karet berada di level US$140,79 sen per kg, AETS kembali diterapkan. Dalam perjalanan implementasi AETS selama setahun penuh pada 2009, harga karet sempat turun dan kembali naik hingga mencapai US$178,25 sen per kg dengan harga rata rata sepanjang tahun sebesar US$149,04.

Adapun pada penerapan AETS pada 2016, yang dimulai pada Maret, harga karet ada di posisi US$128,02 sen per kg dan berakhir di level US$188,25 sen per kg pada Desember tahun yang sama.
Kendati belum terlihat peningkatan harga signifikan, Edy mengaku belum mengetahui apakah perjanjian ini akan diperpanjang atau tidak.

"Belum tahu, masih menunggu sidang ITRC, mungkin bulan ini," tambahnya.


Sunday, April 8, 2018

KURS RUPIAH 9 APRIL: Spot Masih Diprediksi Terapresiasi

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:18 PM No comments
Kontak Perkasa Futures - Pergerakan rupiah awal pekan ini diprediksi masih terapresiasi terhadap dolar AS karena secara teknikal, pada USDIDR daily chart terlihat pola gravestone doji candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan bagi rupiah terhadap dolar AS.
Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan secara domestik, diharapkan agar hasil dari data cadangan devisa per Maret pada Jumat lalu sebesar US$126 miliar yang sesuai dengan ekspektasi para pelaku pasar mampu memberikan katalis positif bagi stabilitas rupiah.
Bagi perspektif Bank Indonesia (BI), cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Ke depannya, BI memandang bahwa cadangan devisa tetap memadai seiring dengan terjaganya keyakinan terhadap prospek perekonomian domestik yang membaik dan kinerja ekspor yang tetap positif
Secara eksternal, adapun hasil dari data US nonfarm payroll per Maret pada hari Jumat lalu ternyata dibawah ekspektasi para pelaku pasar global diharapkan akan memberikan sentimen positif bagi rupiah.
Misalnya, hasil dari data US non-farm employment change yang hanya menambahkan 103K jumlah pekerja baru dari ekspektasi sebsear 193K. Sedangkan hasil dari data US unemployment rate ternyata masih stagnan di angka 4,1%.
Hanya saja hasil dari data US average hourly earnings di angka 0,3% yang sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar. Sementara itu, adapun sentimen perang dagang antara AS dengan Tiongkok beserta rencana kenaikan tingkat suku bunga The Fed perlu diwaspadai dan diantisipasi oleh para pelaku pasar global.
"Range USDIDR hari Senin ialah: 13.760 hingga 13.785," demikian tulis risetnya.
Simak pergerakan rupiah secara live di Bisnis.com berikut ini
Sumber : Antara

Thursday, April 5, 2018


PT KONTAK PERKASA | Bursa saham Eropa melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari dua pekan terakhir pada Kamis (5/4/2018) karena investor kembali ke aset berisiko setelah kekhawatiran ketegangan perdagangan surut.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 2,4%, mencetak hari terbaik sejak Juni 2016, didukung oleh sektor finansial dan industri, mengikuti gelombang kenaikan di pasar saham global.

Sementara itu, indeks DAX Jerman, indeks yang paling terpapar China, melonjak 2,9%. Setelah FTSE 100, indeks saham Jerman mencatat kinerja terburuk pada 2018.

Dilansir Reuters, setelah kebijakan balasan dari China terhadap tarif impor AS menimbulkan suara damai dari Washington, beberapa investor memperkirakan perang dagang besar-besaran akan dapat dihindari.

Tim analis Citi mengatakan terlalu dini untuk menyebut pasar bearish dan terjebak dengan perkiraan untuk saham global yang meningkat 8 persen pada akhir tahun. Mereka memperkirakan indeks Stoxx naik 13%.

Sektor sumber daya dasar dan teknologi, sektor-sektor yang dianggap paling rentan terhadap biaya perdagangan yang lebih tinggi, memimpin kenaikan pada hari Kamis. Produsen chip Infineon dan ASML, produsen peralatan telekomunikasi Nokia, dan perusahaan perangkat lunak SAP, menjadi saham berkinerja pemain terbaik yang naik 1,8% hingga 4,5%.

Sementara itu, sektor finansial, yang menjadi penentu persepsi investor terhadap risiko pasar global, menambahkan poin terbanyak ke indeks. Pendorong utama sektor ini termasuk saham HSBC, BNP Paribas dan Santander.

Eksportir industri besar Siemens, ABB, dan Airbus naik 2,2% hingga 3,5%. Airbus diperkirakan mendapatkan keuntungan dari tarif China atas impor pesawat AS, yang dapat merugikan pesaingnya, Boeing.

Setelah masalah perang perdagangan disisihkan, berita mengenai kesepakatan perusahaan dan kinerja emiten terus mendorong pergerakan saham individu.

Saham Telecom Italia naik 5,2% setelah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa bank BUMN Italia, CDP berencana mengakuisisi saham di perusahaan telekomunikasi tersebut.

Pemegang saham terbesar Telecom Italia, Vivendi naik 3,6%. Kedua perusahaan menolak berkomentar.


Wednesday, April 4, 2018

PT KONTAK PERKASA  | Indosurya Sekuritas memprediksi indeks akan bergerak di level 6.081 - 6.368 sepanjang perdagangan hari ini.
Vice President Research Department William Surya Wijaya mengatakan IHSG pada saat ini terlihat masih terus berusaha untuk lepas dari rentang konsolidasi, peluang kenaikan masih terbuka cukup lebar ditengah tekanan dan capital outflow yang masih terlihat cukup besar secara Year to date.
Dia melanjutkan sedangkan kekuatan dari sisi fundamental perekonomian kita lah yang terus menopang pola gerak IHSG ditambah dengan sudah banyak nya arus keluar sehingga saat terjadi ketidak stabilan pasar global dan regional kondisi IHSG hanya terimbas dalam kategori tidak terlalu besar.
"Hari ini IHSG terlihat berpotensi untuk melaju naik," demikia hasil risetnya.
Berikut prediksi saham berpotensi menguntungkan hari ini
- SRIL
- HMSP
- TLKM
- UNVR
- INDF
- PWON
- KLBF
- LSIP
- BBNI
- AKRA

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search