English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, May 21, 2018

Rupiah Hari Ini Berpeluang Terapresiasi

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:13 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES - Binaartha Sekuritas memperkirakan nilai tukar rupiah berpeluang terapresiasi terhadap dolar AS dengan rentang pergerakan hari Selasa ini (22/5) berkisar 14.120 hingga 14.240.
Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan kenaikan US Treasury Yields tenor 10 tahun sebesar 3,08%, membuat mata uang dolar AS lebih cenderung terapresiasi terhadap berbagai instrumen mata uang lainnya.
Sementara itu, sentimen kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Juni juga masih kuat. Hal inilah yang membuat pergerakan rupiah lebih cenderung terdepresiasi terhadap dolar AS sehingga sempat menyentul level 14222,5.
Meskipun demikian, adapun data makroekonomi global yang akan dirilis Selasa, rata-rata tidak memberikan high market impact. Sementara itu, kenaikan harga komoditas dunia akan mempengaruhi pergerakan dolar AS.
Di sisi lain, sentimen perang dagang antara AS dengan Tiongkok sudah mulai mereda sebab kedua negara tersebut telah menyepakati penangguhan perang dagang.
Secara teknikal, pada USD/IDR daily chart terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar dolar AS terhadap rupiah. Selain itu, adapun indikator stochastic dan RSI sudah menunjukkan jenuh beli atau overbought. Dengan demikian, rupiah berpeluang terapresiasi terhadap dolar AS.

Sunday, May 20, 2018

Tunggu Kejutan Gerak Mata Uang Garuda di Awal Minggu Keempat Mei

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:33 PM No comments

KONTAK PERKASA FUTURES - Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level terendahnya dalam 31 bulan terakhir pada perdagangan Jumat (18/5/2018).
Rupiah ditutup melemah 0,7% atau 98 poin di Rp14.156 per dolar AS, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 5 poin atau 0,04% ke level Rp14.053 per dolar AS.
Mata uang garuda menyentuh level terendahnya sejak Oktober 2015 setelah pada perdagangan sebelumnya, Kamis (17/5/2018), rupiah ditutup terapresiasi 0,28% atau 39 poin ke level Rp14.058 per dolar AS. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak pada level Rp14.053 – Rp14.158 per dolar AS.
Pengamat menilai masih berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah disebabkan oleh keterlambatan Bank Indonesia (BI) dalam merespons situasi.
Seperti diketahui, nilai tukar rupiah masih terus mengalami pelemahan, meski suku bunga BI telah menaikkan suku bunganya menjadi 4,5%. Berdasarkan catatan Bisnis, nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 72 poin atau 0,51% ke level Rp14.130 per dolar AS, Jumat (18/5/2018).
"BI terlalu terlambat, sebelumnya investor sudah melakukan price in atau antisipasi kebijakan bunga acuan ke harga saham," kata ekonom Indef Bhima Yudistira Adhinegara kepada Bisnis, Jumat (18/5). Padahal, terangnya, Dollar Index terus mengalami kenaikan menjadi 93,4 dalam sebulan terakhir.
Indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang global lainnya terpantau menguat 0,13% atau 0,118 poin ke level 93,587 pada pukul 16.43 WIB.
Di sisi lain, Gubenur BI Agus D.W. Martowardojo mengatakan pelemahan rupiah paska kenaikan 7-Day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) tidak hanya disebabkan oleh faktor eksternal, tapi juga faktor internal, terutama defisit neraca perdagangan. "Ini reaksi pelaku usaha melihat dari sektor ekonomi kita," ujarnya, Jumat (18/5/2018).
Menurut Agus, pasar melihat neraca perdagangan April 2018 yang mengalami defisit sebesar US$1,6 miliar. Selain itu, pasar disebut turut dipengaruhi oleh serangan pengeboman di Indonesia. Terkait dengan pengeboman ini, kondisi tersebut dinilai tidak berpengaruh signifikan terhadap stabilitas ekonomi.
Bagaimana pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini, Senin (21/5/2018)? Ikuti lajunya secara live.

Thursday, May 17, 2018

PT KONTAK PERKASA – IHSG Berpotensi Melaju, Rekomendasi 10 Saham

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:49 PM No comments
PT KONTAK PERKASA  –  PT Indosurya Bersinar Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (18/5/2018) bergerak di kisaran 5.721 – 6.002.
Dikemukakan IHSG pada akhir pekan ini, terlihat masih akan terus menguji level support level yang dinilai masih cukup kuat dipertahankan pascarilis data perekonomian BI Rate.
William mengatakan potensi kenaikan terbilang masih cukup besar. Dalam jangka pendek yang akan terlihat masih bersifat teknikal rebound, sebelum dapat menkonfirmasi untuk dapat melanjutkan pola uptrend jangka panjangnya,
“Hari ini IHSG berpotensi melaju naik,” kata William dalam risetnya.
PT Indosurya Bersinar Sekuritas pada perdagangan hari ini merekomendasikan saham BBNI, UNVR, ICBP, TLKM, PWON, SRIL, WSBP, BBCA, HMSP, ASRI.

Wednesday, May 16, 2018

KONTAK PERKASA FUTURES  - Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Rabu (16/5/2018), ditopang oleh melemahnya nilai tukar euro.
Di sisi lain, proses dua partai anti-sistem di Italia untuk membentuk koalisi dan membebaskan miliaran euro untuk pemotongan pajak dan kesejahteraan menimbulkan kekhawatiran investor dan memukul bursa saham di negara tersebut.
Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,2% dan berada pada kisaran level tertinggi sejak awal Februari, sedangkan indeks FTSE MIB Italia melemah 2,3%, penurunan terburuk sejak pemilihan umum pada awal Maret.
Saham perbankan Italia, yang dipandang sebagai proxy untuk risiko politik di negara tersebut karena kepemilikan obligasi pemerintah mereka, jatuh 3,68% setelah suku bunga melonjak.
Dilansir Reuters, Italia telah memiliki tumpukan utang senilai lebih dari 130% dari PDB dan janji partai-partai untuk memperkenalkan tarif pajak tetap sebesar 15%, pembayaran kesejahteraan baru, dan menghilangkan reformasi pensiun yang tidak populer cenderung menekan keuangan negara.
Kejatuhan bursa di Milan tersebut terjadi setelah berbulan-bulan mencatat kinerja terbaik dibanding bursa lain di zona euro, meskipun ada fakta bahwa Liga Sayap Kanan dan Gerakan 5-Bintang anti-kemapanan muncul sebagai pemenang dalam pemilihan umum.
"Saya sering berpikir bahwa risiko politik terlalu diperhitungkan di pasar, tetapi kali ini tidak benar-benar diperkirakan sama sekali," kata Chris Hiorns, manajer dana Amity European di EdenTree, seperti dikutip Reuters.
"Anda harus mempertanyakan mengapa pasar Italia melakukan dengan sangat baik ketika situasi politik tampak begitu lemah," kata Hiorns, menambahkan bahwa saham Italia mungkin tertekan lebih jauh dan imbal hasil obligasi pemerintah meningkat lebih banyak lagi.
Satu pengecualian di bursa Italia adalah saham Saipem, yang melonjak 12,2% setelah rating emiten ditingkatkan oleh Bernstein menjadi "outperform", yang mencerminkan meningkatnya optimisme dalam pemulihan perusahaan jasa minyak Italia.
Lonjakan harga minyak mentah baru-baru ini telah membantu sektor minyak dan gas naik 13% sepanjang tahun ini, memimpin indeks sektoral di Eropa.
Sementara  itu, euro yang melemah memberikan dukungan bagi perusahaan-perusahaan Eropa yang berpenghasilan dolar AS, karena dolar memperpanjang reli terhadap sejumlah mata uang utama pada hari Rabu dan menyentuh level tertinggi dalam lima bulan terakhir.
Sektor tambang dan bahan baku diuntungkan dari tren pelemahan euro tersebut dan ditutup menguat 2,79%.
Di antara top gainers lainnya di indeks Stoxx adalah Homeserve yang melonjak 9,3% setelah UBS menaikkan rekomendasi untuk saham menjadi "beli". Adapun saham Micro Focus naik 6,1% setelah perusahaan perangkat lunak Inggris tersebut menyatakan kesepakatan lisensi baru senilai US$40 juta akan membantu meningkatkan pendapatan semester pertama.


KONTAK PERKASA FUTURES 

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search