English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Tuesday, July 24, 2018

Oso Sekuritas: IHSG Diprediksi Berbalik Melemah

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:56 PM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES  - Oso Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak melemah setelah menguji resistance terdekat dengan pergerakan di kisaran 5.884 - 5.961.

Tim analis Oso Sekuritas menyebutkan hal tersebut terindikasi dari IHSG yang ditutup candle bearish dengan indikator Stochastic kembali bullish dan MACD line bullish dengan volume meningkat.

Sementara itu, pada perdagangan hari Selasa (24/07), IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 0,27% ke level 5.931.84. Enam dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona hijau, dimana sektor Industri Dasar dan Properti memimpin penguatan masing-masing sebesar 1,33% dan 0,64%.

Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: BBCA, BMRI, BBNI, INTP, KLBF Kenaikan pada indeks terjadi ditengah terdepresiasinya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sebesar 0,43% ke level Rp 14.545. Adapun terdepresiasinya nilai tukar rupiah menyusul kebijakan The Fed kemungkinan tetap menaikkan suku bunga acuan duakali di semester II tahun ini. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (Netbuy) sebesar Rp 288,35 miliar. Global Market

Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup variatif dengan mayoritas berada di zona hijau pada perdagangan kemarin (24/07). Indeks Dow Jones berakhir terapresiasi sebesar 0.79% ke level 25,241.94 dan S&P naik sebesar 0.48% ke level 2,820.40. Sedangkan Nasdaq tertekan sebesar 0.01% ke level 7,840.77.

Naiknya mayoritas indeks Wall St didukung oleh menguatnya 9 dari 11 sektor di S&P, adapun sektor teknologi memimpin kenaikan tersebut sebesar 0.8%.
Selain itu, penguatan indeks juga inline dengan rilisnya data ekonomi AS yang positif. Data markit Composite PMI Flash bulan Juli di level 55.9 menguat dibandingkan bulan sebelumnya yang di level 55.4, serta data Markit Service PMI bulan Juli di level 56.2 lebih tinggi daripada perkiraan sebelumnya.

Monday, July 23, 2018

IHSG Masih Lanjut Menguat Meski Cenderung Terbatas

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:35 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES  - Oso Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan pergerakan di kisaran 5.884 - 5.987.
Tim analis Oso Sekuritas menyebutkan hal tersebut terlihat dari pola IHSG menguji resistance terdekat dengan indikator Stochastic kembali golden cross dan MACD line bullish dengan volume turun.
Pada perdagangan awal pekan ini (23/07), IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 0,73% ke level 5.915,80. Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona hijau, dimana sektor Infrastruktur dan Barang Konsumsi memimpin penguatan masing-masing sebesar 1,54% dan 1,48%.
Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: HMSP, BBRI, BBCA, TLKM, UNTR Kenaikan pada indeks terjadi seiring dengan adanya perselisihan antara Presiden Trump dan Federal Reserve, dimana Presiden Trump menyatakan kenaikan suku bunga The Fed yang agresif akan membuat perekonomian AS terancam.
Hal ini kemudian menjadi salah satu harapan bagi investor bahwa suku bunga The Fed masih potensi untuk ditahan berdasarkan argumen yang dikeluarkan oleh Presiden AS. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (Netbuy) sebesar Rp347 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,09% ke level Rp14.482.
Sementara itu, indeks utama bursa AS bergerak mixed dengan mayoritas berada di teritori positif. Indeks S&P naik 0,18% ke level 2.806,98, Nasdaq menguat 0,28% ke level 7.841,87. Sedangkan indeks Dow Jones malah ditutup melemah 0,06%.
Penguatan pada mayoritas indeks AS nampaknya inline dengan rilisnya data Chicago Fed National Activity Index bulan Juni yang berhasil tumbuh positif di level 0.43 atau lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya yang negatif di level -0,45.
Selain itu, adanya kenaikan pada sektor keuangan yang signifikan sebesar 1.3% turut menjadi pendukung kenaikan indeks. Adapun kenaikan ini salah satunya dikarenakan sikap yang kemungkinan diambil oleh Federal Reserve yang nampaknya masih akan terus menaikkan suku bunganya meskipun ada kritikan cukup keras dari Presiden AS.

Sunday, July 22, 2018

Kritik Trump ke China & UE Dorong Dolar AS dalam 'Zona Berbahaya'

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:45 PM No comments

KONTAK PERKASA FUTURES -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menghentikan laju reli penguatan dolar AS setidaknya untuk saat ini. Dolar AS melemah setelah Trump memberikan kritik pada China dan Uni Eropa karena telah melakukan manipulasi mata uang dan menahan suku bunganya tetap rendah.
Pada penutupan eprdagangan Jumat (20/7), indeks dolar AS sempat meluncur 0,74% sebelum mengalami penurunan 0,68% menjadi 94,47 dan menjadi pelemahan terparah sejak Maret lalu.
Ketegangan perdagangan global yang semakin kuat, tidak menunjukkan akan adanya perdamaian, dengan Trump yang kemudian mengatakan “siap” dengan tarif pada impor China senilai US$500 miliar. Retorika hawkish pada perdagangan, dibarengi dengan kicauan Trump soal mata uang dianggap oleh sejumlah analis membantu pelemahan dolar AS.
“Komentar Trump sangat tegas dan agresif, dan pasar telah melihat Trump pernah maju terkait dengan tarif. Serangan komentar Trump akan mendorong pasar untuk menaruh posisi dolar AS dalam jangka panjang lagi,” ujar Shahab Jalinoos, Kepala Ahli Strategi Mata Uang Global Credit Suisse, dilansir dari Bloomberg, Minggu (22/7/2018).
Pelemahan dolar AS mematahkan penguatan selama tiga hari berturut, yang terus menguat di tengan kenaikan tensi perang dagang dan pelemahan mata uang yuan milik China. Dolar AS tercatat melemah 0,6% di hadapan euro dengan nilai US$1,17 per euro, dan melemah 0,6% di hadapan mata uang Jepang yen, menguatkan yen pada posisi 111,76 yen per dolar AS.
“Peningkatan risiko pada dolar AS dimanfaatkan sebagai senjata perang dagang yang membuat doalr AS berada dalam ‘wilayah berbahaya’, membuat dolar AS semakin rentan terhadap kelanjutan pelemahan,” ungkap Shaun Osborne, Ahli Strategi Mata Uang .Scotiabank
Pemerintah Trump pernah menyatakan keluhannya pada beberapa waktu lalu tentang mata uang negara rekan dagangnya. Hal itu juga menjadi faktor pelemahan dolar AS, yang bisa memicu kenaikan ekspor AS.
“Para investor global memberatkan aset AS. Apabila pemerintah AS membuat persepsi bahwa mereka ingin mata uangnya lebih lemah, akan sangat menarik bari investor global untuk mengurangi posisinya dan dolar AS akan dirugikan,” kata Daniel Katzive, Kepala Strategi Mata Uang BNP Paribas.
Analis Mizuho Sireen Harajli juga mengungkapkan bahwa jelas terlihat dari kebijakan pemerintah AS saat ini terhadap perdagangan bahwa pihak AS sendiri ingin melihat dolar AS berhenti menguat. Namun, Harajli tak yakin bahwa intervensi verbal dari Presiden AS akan menghasilkan sesuatu yang besar.
Fundamental ekonomi AS tetap kuat, dan dengan begitu membuat Federal Reserve AS akan tetap teguh pada rencananya untuk kembali memperketat kebijakan moneternya.

Sumber : Bloomberg

Thursday, July 19, 2018

Logam & Agensi Periklanan Lesu, Indeks Stoxx 600 Turun

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:00 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES -  Reli bursa saham Eropa terhenti pada akhir perdagangan Kamis (19/7/2018), terbebani hasil buruk yang mendorong turunnya kinerja agensi periklanan Publicis serta penurunan harga logam yang menekan pasar.

Pergerakan indeks saham acuan kawasan Eropa, Stoxx 600, ditutup turun 0,2%, tergelincir dari level tertingginya dalam satu bulan yang dibukukan pada sesi perdagangan sebelumnya, saat investor mencermati beragam hasil laporan keuangan perusahaan.

Saham Publicis asal Prancis turun 8,8%, menyusul penurunan tak terduga dalam penjualan kuartal kedua yang disebabkan kinerja buruk pada bisnis komunikasi kesehatannya di Amerika Serikat (AS).

“Meskipun marjin operasi jauh di atas ekspektasi, fokusnya adalah pada angka pendapatan yang lebih lemah, terutama karena [agen periklanan AS] Omnicom awal pekan ini juga memiliki performa di bawah ekspektasi,” tulis analis Liberum, dikutip Reuters.

Performa Publicis menyeret rivalnya asal Inggris WPP turun hampir 3% dan sektor media turun 1,4%.
Saham perusahaan teknologi terbesar Eropa, penyedia perangkat lunak bisnis SAP, juga turun 3,5%. Hasil laporan keuangannya pada kuartal kedua menunjukkan pertumbuhan lisensi yang lebih lemah dari perkiraan, meskipun meningkatkan prospeknya.

Saham sumber daya dasar ikut terseret, dengan turun 1,6% dan mendekati level terendah tiga bulan, akibat berlanjutnya aksi jual pada harga logam setelah jeda singkat.

Secara keseluruhan, investor tetap optimistis memasuki musim pelaporan keuangan perusahaan di Eropa, yang diharapkan dapat memberikan pertumbuhan lebih kuat daripada kuartal pertama.

“Laporan keuangan global masih datang rata-rata lebih tinggi dari ekspektasi,” kata Christopher Peel, kepala investasi di Tavistock Wealth. "Saya tidak melihat ada yang akan menghentikannya kecuali isu tarif perdagangan meluap dan mulai membebani.”


BACA JUGA : Laporan Keuangan Emiten Mengecewakan, Wall Street Memerah

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search