English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, August 6, 2018

Saudi Pangkas Produksi, WTI & Brent Kompak Menguat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:25 PM No comments

PT KONTAK PERKASA - Harga minyak mentah ditutup pada level tertinggi dalam sepekan pada perdagangan Senin (6/8/2018) setelah pemangkasan produksi Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran pengetatan pasokan dunia.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman September menguat 0,8% atau 0,52 poin di posisi US$69,01 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan mencapai sekitar 38% di bawah rata-rata perdagangan 100 hari.

Sementara itu, Brent untuk pengiriman Oktober menguat 0,54 poin ke level US$73,75 di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Minyak mentah patokan global diperdagangkan lebih mahal US$5,81 terhadap WTI untuk bulan yang sama.

Dilansir Bloomberg, produsen terbesar OPEC, Arab Saudi, menekan output bulan lalu, menurut delegasi OPEC, meskipun Menteri Energi Khalid al-Falih berjanji untuk menambah sekitar 1 juta barel untuk mencegah kekurangan pasokan.

"Laporan bahwa output Saudi pada bulan Juli telah turun, tampaknya menangkap tawaran di pasar," kata Gene McGillian, Manajer Riset Pasar di Tradition Energy, seperti dikutip Bloomberg.

Minyak mentah acuan AS belum pulih dari pelemahan di bulan Juli yang dipicu oleh ketegangan perdagangan AS-China yang mengancam permintaan energi di kedua negara.

Meskipun Arab Saudi mengurangi produksi minyak bulan lalu, investor menunggu indikasi yang lebih jelas dari situasi pasokan global setelah Rusia mengatakan memiliki kapasitas untuk terus meningkatkan produksi.

"Apakah kita akan terus melihat pertumbuhan permintaan yang kuat dan kenaikan pasokan Rusia dan Saudi untuk menggantikan penurunan di Iran Iran dan Venezuela?" Kata McGillian. "Itu terus mengarah pada gambaran fundamental yang ketat."

Berdasarkan data delegasi OPEC yang dilaporkan oleh pemerintah Arab Saudi, negara tersebut memompa 10,3 juta barel per hari pada bulan Juli, turun dari 10,489 juta barel.

Sementara itu, Amerika Serikat kembali menerapkan sejumlah sanksi terhadap Iran dan menegaskan kembali rencana untuk menerapkan hukuman yang lebih keras atas penjualan minyak Iran pada bulan November.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan dalam pidato televisi bahwa Iran terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan AS, tetapi tidak di bawah sanksi.

PT KONTAK PERKASA

Sunday, August 5, 2018

Ikuti IHSG, Indeks Syariah Rebound Pagi Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:26 PM No comments


KONTAK PERKASA FUTURES - Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), rebounddan menguat pada perdagangan pagi ini, Senin (6/8/2018).
JII menguat 1,57% atau 10,33 poin ke level 668,30 pada pukul 10.01 WIB, setelah mulairebound saat dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,50% atau 3,27 poin di level 661,23.
Adapun pada perdagangan Jumat (3/8), JII berakhir melemah 0,67% atau 4,45 poin di level 657,97. Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di kisaran 661,16-669,04.
Sebanyak 22 saham menguat, 5 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan pagi ini.
Saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang naik 4,56% menjadi penopang utama terhadap penguatan JII pada perdagangan pagi ini, diikuti saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang naik 3,18%.
Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut menguat 1,05% atau 63,33 poin ke level 6.070,87 pada pukul 10.02 WIB, setelah mulai rebound saat dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,30% atau 18,07 poin di level 6.025,61.
Adapun pada perdagangan Jumat (3/8), IHSG berakhir turun tipis 0,07% atau 4,18 poin di level 6.007,54.
Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 6.025,43 - 6.073,40.
Saham-saham syariah yang menguat pagi ini:
ASII
  +4,56%
TLKM
+3,18%
UNTR
+2,15%
ESKT
+3,85%
Saham-saham syariah yang melemah pagi ini:
UNVR
-0,44%
SMGR
-1,12%
ITMG
-1,03%
ICBP
-0,28%

Sumber: Bloomberg
BACA JUGA : 

Pasar Obligasi Dibayangi Sentimen Perang Dagang

Thursday, August 2, 2018

Apple Cetak Nilai Pasar US$1 Triliun, Nasdaq Naik Lebih dari 1%

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:44 PM No comments

PT KONTAK PERKASA - Saham Apple mendorong naik indeks S&P 500 dan Nasdaq di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (2/8/2018).  Produsen iPhone tersebut menjadi perusahaan AS pertama yang mencetak US$1 triliun dalam hal nilai pasar.

Indeks S&P 500 berakhir naik 0,49% atau 13,86 poin di 2.827,22 dan indeks Nasdaq Composite menanjak 1,24% ke level 7.802,69. Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun tipis 0,03% atau 7,66 poin di level 25.326,16.

Dilansir dari Reuters, saham Apple Inc. memperpanjang relinya, dengan naik 2,9% serta mendorong nilai pasarnya menembus ambang US$1 triliun.

“Ini pertanda baik bagi pasar dan ekonomi," kata Kim Forrest, manajer portofolio senior di Fort Pitt Capital Group. “Meskipun hari ini kita berbicara tentang dampak perdagangan atau perang mata uang, Apple, yang membuat sebagian besar produk mereka di China, meraih pencapaian ini.”

Saham Apple pun mendorong indeks teknologi pada S&P 1,4% lebih tinggi, kenaikan persentase terbesar di antara 11 sektor utama S&P 500.

Penguatannya ikut mengangkat saham teknologi populer lain yang tergabung dalam “FAANG”, yakni Facebook Inc (+2,7%), Alphabet Inc (+0,7%), Netflix (+1,8%), dan Amazon.com (+2,1%).

Penguatan sektor teknologi membantu mengimbangi meningkatnya ketegangan perdagangan. China dikabarkan mendesak Amerika Serikat untuk bersikap "tenang", setelah Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer mengatakan dia telah diarahkan Presiden Donald Trump untuk meningkatkan tarif yang diusulkan sebelumnya terhadap impor Cina.

Dalam suatu sesi jumpa pers, juru bicara kementerian luar negeri China menyebut taktik Amerika Serikat sebagai bentuk "pemerasan".

"Retorika tarif selalu penting untuk dipantau," kata Bucky Hellwig, wakil presiden senior di BB&T Wealth Management. "Tapi yang lebih penting, apa pengaruhnya pada pasar?"

Di sisi lain, sejumlah perusahaan industri yang sensitif terhadap isu perdagangan, termasuk Boeing Co. dan Caterpillar Inc., membebani indeks Dow Jones turun tipis.


Wednesday, August 1, 2018

LIVE KURS RUPIAH 2 AGUSTUS: Ikuti Pergerakan Sepanjang Hari Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:33 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Nilai tukar rupiah tergelincir dan berakhir melemah pada perdagangan Rabu (1/8/2018), di tengah pelemahan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS.
Rupiah ditutup melemah 26 poin atau 0,18% di level Rp14.440 per dolar AS, setelah dibuka dengan pelemahan 25 poin atau 0,17% di level Rp14.439 per dolar AS.
Padahal, pada perdagangan Selasa (31/7), mata uang Garuda mampu membukukan kenaikan kelima secara beruntun meski berakhir hanya dengan penguatan tipis 1 poin di posisi 14.414. 
Sepanjang perdagangan kemarin, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.433 – Rp14.454 per dolar AS.
Gubernur Bank Indonesia pada Selasa (31/7) menyatakan BI akan terus menstabilkan rupiah serta memperkuat bauran kebijakan moneternya untuk meningkatkan daya tarik pasar lokal bagi investor.
Sementara itu, won Korea Selatan yang melemah 0,19% memimpin pelemahan di antara mayoritas mata uang di Asia. Adapun renminbi China yang terpantau menguat 0,26% memimpin peningkatan di antara mata uang lainnya sore ini.
Di sisi lain, pergerakan indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama lanjut bergerak di zona hijau dengan kenaikan 0,09% atau 0,083 poin ke level 94,637 pada pukul 16.57 WIB. 
Ikuti pergerakan nilai tukar rupiah sepanjang hari berikut ini:.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search