English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Tuesday, August 7, 2018

Indeks Stoxx Europe Terus Melaju di Zona Hijau

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:09 PM No comments

KONTAK PERKASA FUTURES  - Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Selasa (7/8/2018), menyusul kinerja postif UniCredit dan penguatan harga minyak mentah.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup naik 0,56% ke level 390,83 poin dan telah menguat 0,42% sejak awal tahun ini. Meskipun masih tetap poin di bawah level puncaknya pada Januari yang mencapai level 403,72.

Dilansir Reuters, analis memperkirakan jika indeks menembus resisten, hal itu dapat mengkonfirmasi pasar bullish yang berkelanjutan.

"Dengan perdagangan S&P 500 hanya 0,5% dari rekor tertinggi, kami telah melihat pasar melihat melewati ketidakstabilan perdagangan global dan kembali fokus pada gambaran laba yang terus meningkat," ungkap Joshua Mahony, analis pasar di IG, seperti dikutip Reuters.

Saham UniCredit menguat 2,9% setelah pemberi pinjaman terbesar Italia tersebut melaporkan laba kuartal kedua turun kurang dari yang diperkirakan

Di sisi lain, saham Commerzbank melemah 1,5%, karena investor bereaksi buruk terhadap penyangga modal yang lebih lemah dari perkiraan dan perkiraan biaya yang lebih tinggi untuk tahun 2018.

"Kami pikir investor akan kecewa dengan perkiraan biaya yang direvisi, karena ini adalah elemen utama dalam kontrol manajemen, tetapi perhatikan bahwa harapan sudah sangat rendah untuk Commerzbank," tulis analis Citi.

Secara keseluruhan, indeks sektor perbankan naik 0,7%..

Saham sektor energi menguat 1,6% dan berkontribusi untuk mengangkat indeks, ditopang saham Royal Dutch Shell dan Total yang menguat masing-masing 1,4% dan 1,8%.

Harga minyak mentah menguat meningkat setelah sanksi AS terhadap barang-barang Iran mulai berlaku. Hal ini meningkatkan kekhawatiran bahwa sanksi terhadap minyak Iran, yang diperkirakan jatuh pada bulan November, dapat menyebabkan kekurangan pasokan.

Monday, August 6, 2018

Saudi Pangkas Produksi, WTI & Brent Kompak Menguat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:25 PM No comments

PT KONTAK PERKASA - Harga minyak mentah ditutup pada level tertinggi dalam sepekan pada perdagangan Senin (6/8/2018) setelah pemangkasan produksi Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran pengetatan pasokan dunia.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman September menguat 0,8% atau 0,52 poin di posisi US$69,01 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan mencapai sekitar 38% di bawah rata-rata perdagangan 100 hari.

Sementara itu, Brent untuk pengiriman Oktober menguat 0,54 poin ke level US$73,75 di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Minyak mentah patokan global diperdagangkan lebih mahal US$5,81 terhadap WTI untuk bulan yang sama.

Dilansir Bloomberg, produsen terbesar OPEC, Arab Saudi, menekan output bulan lalu, menurut delegasi OPEC, meskipun Menteri Energi Khalid al-Falih berjanji untuk menambah sekitar 1 juta barel untuk mencegah kekurangan pasokan.

"Laporan bahwa output Saudi pada bulan Juli telah turun, tampaknya menangkap tawaran di pasar," kata Gene McGillian, Manajer Riset Pasar di Tradition Energy, seperti dikutip Bloomberg.

Minyak mentah acuan AS belum pulih dari pelemahan di bulan Juli yang dipicu oleh ketegangan perdagangan AS-China yang mengancam permintaan energi di kedua negara.

Meskipun Arab Saudi mengurangi produksi minyak bulan lalu, investor menunggu indikasi yang lebih jelas dari situasi pasokan global setelah Rusia mengatakan memiliki kapasitas untuk terus meningkatkan produksi.

"Apakah kita akan terus melihat pertumbuhan permintaan yang kuat dan kenaikan pasokan Rusia dan Saudi untuk menggantikan penurunan di Iran Iran dan Venezuela?" Kata McGillian. "Itu terus mengarah pada gambaran fundamental yang ketat."

Berdasarkan data delegasi OPEC yang dilaporkan oleh pemerintah Arab Saudi, negara tersebut memompa 10,3 juta barel per hari pada bulan Juli, turun dari 10,489 juta barel.

Sementara itu, Amerika Serikat kembali menerapkan sejumlah sanksi terhadap Iran dan menegaskan kembali rencana untuk menerapkan hukuman yang lebih keras atas penjualan minyak Iran pada bulan November.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan dalam pidato televisi bahwa Iran terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan AS, tetapi tidak di bawah sanksi.

PT KONTAK PERKASA

Sunday, August 5, 2018

Ikuti IHSG, Indeks Syariah Rebound Pagi Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:26 PM No comments


KONTAK PERKASA FUTURES - Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), rebounddan menguat pada perdagangan pagi ini, Senin (6/8/2018).
JII menguat 1,57% atau 10,33 poin ke level 668,30 pada pukul 10.01 WIB, setelah mulairebound saat dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,50% atau 3,27 poin di level 661,23.
Adapun pada perdagangan Jumat (3/8), JII berakhir melemah 0,67% atau 4,45 poin di level 657,97. Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di kisaran 661,16-669,04.
Sebanyak 22 saham menguat, 5 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan pagi ini.
Saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang naik 4,56% menjadi penopang utama terhadap penguatan JII pada perdagangan pagi ini, diikuti saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang naik 3,18%.
Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut menguat 1,05% atau 63,33 poin ke level 6.070,87 pada pukul 10.02 WIB, setelah mulai rebound saat dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,30% atau 18,07 poin di level 6.025,61.
Adapun pada perdagangan Jumat (3/8), IHSG berakhir turun tipis 0,07% atau 4,18 poin di level 6.007,54.
Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 6.025,43 - 6.073,40.
Saham-saham syariah yang menguat pagi ini:
ASII
  +4,56%
TLKM
+3,18%
UNTR
+2,15%
ESKT
+3,85%
Saham-saham syariah yang melemah pagi ini:
UNVR
-0,44%
SMGR
-1,12%
ITMG
-1,03%
ICBP
-0,28%

Sumber: Bloomberg
BACA JUGA : 

Pasar Obligasi Dibayangi Sentimen Perang Dagang

Thursday, August 2, 2018

Apple Cetak Nilai Pasar US$1 Triliun, Nasdaq Naik Lebih dari 1%

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:44 PM No comments

PT KONTAK PERKASA - Saham Apple mendorong naik indeks S&P 500 dan Nasdaq di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (2/8/2018).  Produsen iPhone tersebut menjadi perusahaan AS pertama yang mencetak US$1 triliun dalam hal nilai pasar.

Indeks S&P 500 berakhir naik 0,49% atau 13,86 poin di 2.827,22 dan indeks Nasdaq Composite menanjak 1,24% ke level 7.802,69. Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun tipis 0,03% atau 7,66 poin di level 25.326,16.

Dilansir dari Reuters, saham Apple Inc. memperpanjang relinya, dengan naik 2,9% serta mendorong nilai pasarnya menembus ambang US$1 triliun.

“Ini pertanda baik bagi pasar dan ekonomi," kata Kim Forrest, manajer portofolio senior di Fort Pitt Capital Group. “Meskipun hari ini kita berbicara tentang dampak perdagangan atau perang mata uang, Apple, yang membuat sebagian besar produk mereka di China, meraih pencapaian ini.”

Saham Apple pun mendorong indeks teknologi pada S&P 1,4% lebih tinggi, kenaikan persentase terbesar di antara 11 sektor utama S&P 500.

Penguatannya ikut mengangkat saham teknologi populer lain yang tergabung dalam “FAANG”, yakni Facebook Inc (+2,7%), Alphabet Inc (+0,7%), Netflix (+1,8%), dan Amazon.com (+2,1%).

Penguatan sektor teknologi membantu mengimbangi meningkatnya ketegangan perdagangan. China dikabarkan mendesak Amerika Serikat untuk bersikap "tenang", setelah Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer mengatakan dia telah diarahkan Presiden Donald Trump untuk meningkatkan tarif yang diusulkan sebelumnya terhadap impor Cina.

Dalam suatu sesi jumpa pers, juru bicara kementerian luar negeri China menyebut taktik Amerika Serikat sebagai bentuk "pemerasan".

"Retorika tarif selalu penting untuk dipantau," kata Bucky Hellwig, wakil presiden senior di BB&T Wealth Management. "Tapi yang lebih penting, apa pengaruhnya pada pasar?"

Di sisi lain, sejumlah perusahaan industri yang sensitif terhadap isu perdagangan, termasuk Boeing Co. dan Caterpillar Inc., membebani indeks Dow Jones turun tipis.


economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search