English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Tuesday, November 6, 2018

Optimisme Hasil Pemilu Paruh Waktu AS Kerek Wall Street

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:57 PM No comments

KONTAK PERKASA FUTURES - Pergerakan tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berhasil menguat di wilayah positif pada perdagangan Selasa (6/11/2018).

Hal itu seiring dengan ekspektasi investor bahwa hasil pemilu paruh waktu akan memberikan kelegaan bagi saham setelah ketidakpastian yang berkepanjangan.

Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,63% atau 17,14 poin di 2.755,45, indeks Dow Jones Industrial Average menanjak 0,68% atau 173,31 poin di level 25.635,01, dan indeks Nasdaq Composite berakhir naik 0,64% atau 47,11 poin di level 7.375,96.

Beberapa saham seperti CVS Health Corp dan Mylan NV didorong oleh laporan kinerja keuangan yang kuat. Meski demikian, volume perdagangan relatif tipis karena banyak investor menahan diri untuk membuat pertaruhan besar apabila hasil pemilu nanti mengejutkan.

Wall Street telah memperkirakan bahwa Partai Republik yang dipimpin Presiden Donald Trump akan kehilangan kendali di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), walaupun mempertahankan dominasinya di Senat.

“Masih ada pemikiran dalam para pelaku pasar bahwa mungkin akan ada kejutan. Kebanyakan orang menunggu untuk melihat apa hasilnya sebelum mereka membuat keputusan investasi besar,” ujar Mona Mahajan, Pakar Strategi Investasi AS, Allianz Global Investors, New York.

Sejumlah investor mengatakan mereka memperkirakan adanya aksi jual yang tajam, setidaknya dalam waktu dekat, jika Partai Demokrat menguasai kendali baik di DPR maupun Senat.

Sebaliknya, bursa saham dapat rally didorong ekspektasi pemangkasan pajak lebih lanjut jika kubu Republik mempertahankan kendali di DPR. Yang lainnya berharap bahwa hilangnya ketidakpastian tentang pemilu akan menciptakan dorongan yang baik.

“Apa yang saya perhatikan selama beberapa pekan terakhir adalah kembalinya pelaku pasar. Setelah kami melewati pemilu paruh waktu, saham biasanya naik, apa pun hasilnya, dan Anda pun melakukan pembelian," kata Jason Ware, kepala investasi di Albion Financial, seperti dikutip Reuters.

Seluruh 11 sektor utama dalam S&P menunjukkan kenaikan, dipimpin sektor indeks material yang naik sebesar 1,5%, didukung laporan kinerja keuangan.

Saham perusahaan pupuk Mosaic Co naik 10,6% dan produsen bahan bangunan Martin Marietta Materials Inc naik 8,4% setelah melaporkan kinerja yang kuat.

Sektor industri yang sensitif terhadap isu perdagangan juga ditutup naik 1,1% setelah Wakil Presiden China Wang Qishan menyatakan China siap untuk mengadakan diskusi dan bekerja sama dengan AS untuk menyelesaikan perselisihan perdagangan.

“Di luar pemilu paruh waktu, yang telah diperhitungkan, kami telah melihat beberapa tanda umum negosiasi perdagangan AS-China yang membantu sentimen,” kata Ryan Larson, kepala perdagangan ekuitas AS di RBC Global Asset Management di Chicago.


Monday, November 5, 2018

Hasil Stress Test Perbankan Tak Mengejutkan, Bursa Eropa Turun Tipis

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:51 PM No comments

PT KONTAK PERKASA - Bursa saham Eropa berakhir di posisi lebih rendah pada perdagangan Senin (5/11/2018), terbebani keresahan investor seputar laju kenaikan suku bunga di Amerika Serikat (AS) dan perselisihan perdagangan AS-China.
Berdasarkan data Reuters, pergerakan indeks saham Stoxx 600 Eropa ditutup turun 0,1%, dengan mayoritas indeks berada di kisaran level netral.
Para pedagang juga mengambil sikap hati-hati menjelang diselenggarakannya pemilu paruh waktu di AS pada Selasa (6/11) waktu setempat, seperti halnya ketidakpastian mengenai harapan baru dari terobosan dalam negosiasi Brexit.
Sementara itu, hasil dari stress test perbankan di Eropa memberi dampak kecil, dengan sektor ini berakhir turun 0,4%.
“Hasilnya tidak memberikan kejutan dan kami memperkirakan sedikit reaksi dalam pasar,” tulis analis Jefferies dalam risetnya, seperti dikutip Reuters.
Saham Barclays asal Inggris dan Societe Generale asal Perancis masing-masing berakhir turun 0,5% dan naik 0,3%.
Bagaimanapun, indeks perbankan di Italia turun 1,6% setelah Goldman Sachs menurunkan peringkat BPER dan Intesa Sanpaolo menjadi "sell". Saham masing-masing perusahaan turun 3,4% dan 1,5%.
Saham dengan persentase penurunan terbesar dalam Stoxx 600 adalah Grenke yang turun 9% setelah perusahaan ini menyatakan mungkin tidak akan mampu mempertahankan tingkat pertumbuhan dalam bisnis leasing intinya.
Di sisi lain, saham perusahaan minyak dan gas asal Belanda Vopak naik 5%, sedangkan saham Siemens Healthcare naik 2,8% setelah memproyeksikan kinerja keuangan yang lebih tinggi untuk tahun depan.

Sunday, November 4, 2018

Indosurya Sekuritas: IHSG Potensial Kembali ke Level 6.000 an

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:53 PM No comments

PT KONTAK PERKASA - Indosurya Sekuritas memproyeksikan IHSG potensial kembali menguat dengan menyentuh level psikologis 6.000 an.

Vice President Research Department William Surya Wijaya mengatakan indeks diprediksi bergerak di level 5.789 - 6.002.

Dia mengatakan mengawali pekan kedua di bulan ke sebelas tahun 2018, IHSG masih terlihat terus berusaha menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik.

Selain itu, katanya, rilis data perekonomian diantaranya pertumbuhan, kepercayaan konsumen, pertumbuhan kredit yang disinyalir akan berada dalam kondisi bagus tentunya turut mendorong kenaikan IHSG demikian juga dengan rilis data kinerja emiten kuartal ketiga dapat menopang pola gerak IHSG.

"Kami prediksi hari ini IHSG berpotensi menguat," demikian menurut risetnya.

Berikut rekomendasi saham hari ini

- WSBP

- WTON

- BBNI

- BJTM

- WIKA

- BBCA

- HMSP

- TLKM

BACA JUGA : 

KONTAK PERKASA FUTURES – Awal Sesi II, IHSG Turun 0,05%


PT KONTAK PERKASA

Thursday, November 1, 2018

Bursa Eropa Melesat ke Level Tertinggi Dua Pekan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:03 PM No comments

KONTAK PERKASA FUTURES  - Bursa saham Eropa mencapai level tertinggi dalam dua pekan terakhir pada perdagangan Kamis (1/11/2018) karena hasil kuat dari bank asal Belanda ING dan grup telekomunikasi Inggris BT membantu mengimbangi pembaruan mengecewakan dari Credit Suisse.
Indeks Stoxx Europe 600 ditutpu menguat 0,41% atau 1,47 poin ke level 363,08, setelah sempat mencapai level tertingi dalam dua pekan terakhir. Adapun indeks  DAX Jerma turun 0,1%.
Bursa saham Eropa melanjutkan reli pada Rabu ketika optimisme baru atas laba membantu meredakan kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi dan risiko politik yang mengirim indeks mendekati posisi terendah dalam dua tahun pada bulan Oktober.
Sektor tambang, bank, dan ritel yang sangat sensitif terhadap siklus ekonomi  memimpin kenaikan, dalam pembalikan pola selama aksi jual yan membuat saham siklis berkinerja buruk.
Dilansir Reuters, saham ING menguat 5,9% setelah bank Belanda terbesar tersebut melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan sebesar 776 juta euro, meskipun didenda karena kegagalan untuk mencegah pencucian uang.
“LabaING terutama didorong oleh rasio biaya pendapatan yang lebih rendah karena pemotongan biaya tampaknya mulai menuai manfaat,” kata Jauke de Jong, seorang analis riset di AFS Group, seperti dikutip Reuters.
Sementara itu, saham BT menguat 8,7% setelah melaporkan kenaikan 2% laba pada semester pertama dan meningkatkan outlook  untuk setahun penuh.
Kinerja ING dan BT mengangkat sektor perbankan dan telekomunikasi yang masing-masing menguat 0,9% dan 2%.
Sementara itu, saham ASM International menguat 10,9% setelah mengeluarkan pandangan bullish yang menangkis kekhawatiran penurunan di pasar semikonduktor.


economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search