English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, January 6, 2019

Harga Emas Comex Naik 6,40 Poin pada Pukul 13.18 WIB

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:25 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Harga emas Comex  bergerak hijau pada perdagangan hari ini, Senin (07/01/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas Comex kontrak Desember 2018 dibuka dengan kenaikan  0,09% atau 1,20 poin di level US$1.287 per troy ounce.

Penguatan berlanjut hingga pukul 06.57 WIB dimana emas naik 0,02% atau 0,3 poin ke level US$1.286,10 per troy ounce.

Sepanjang pagi ini, harga emas bergerak pada kisaran US$1.1285,90-US$1.288,30 per troy ounce.

Adapun pada perdagangan Jum'at (04/01/2019), harga emas Comex kontrak Desember berakhir turun 0,07% atau 9 poin ke level US$1.285,80 per troy ounce.

Bagaimana pergerakan emas selanjutnya? Ikuti lajunya secara live di Bisnis.com:

Harga emas Comex untuk kontrak Februari 2019 menguat 6,4 poin atau 0,5% ke level US$1.292,20 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,18% atau 0,176 poin ke level 96,003 pada pukul 13.16 WIB.

Pergerakan harga emas Comex kontrak Februari 2019 naik 4,40 poin atau 0,34% ke level US$1.290,20 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,195 poin atau 0,2% ke posisi 95,984 pada perdagangan siang ini, Senin (7/1/2019).

Pergerakan harga emas Comex kontrak Februari 2019 naik 4,60 poin atau 0,36% ke level US$1.290,40 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,232 poin atau 0,24% ke posisi 95.947 pada perdagangan siang ini, Senin (7/1/2019).

Pergerakan harga emas Comex kontrak Februari 2019 naik 4,80 poin atau 0,37% ke level US$1.290,60 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,18% atau 0,173 poin ke posisi 96,006 pada perdagangan pagi ini, Senin (7/1/2019).

Pergerakan harga emas Comex kontrak Februari 2019 naik 4,90 poin atau 0,38% ke US$1.290,70, saat indeks dolar AS melemah 0,156 poin atau 0,16% ke posisi 96,023 pada perdagangan pagi ini, Senin (7/1/2019).

Pergerakan harga emas Comex kontrak Februari 2019 naik 0,60 poin atau 0,05% ke level US$1.286,40 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,09% atau 0,083 poin ke level 96,096 pada perdagangan pagi ini, Senin (7/1/2019).

Thursday, January 3, 2019

Sektor Teknologi Terpukul Proyeksi Apple, Bursa Eropa Merosot

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:53 PM No comments

PT KONTAK PERKASA - Penurunan proyeksi penjualan oleh Apple menekan bursa saham Eropa pada perdagangan Kamis (3/1/2019). Sektor teknologi pun terpukul seiring dengan turunnya saham para pemasok produsen iPhone ini.

Seperti diberitakan Reuters, indeks Stoxx 600 Eropa ditutup merosot 0,9%, sedangkan sektor teknologi meluncur 4,2%, hanya beberapa poin dari kinerja harian terburuknya sejak pemungutan suara Brexit pada Juni 2016.

Sementara itu, saham Apple yang terdaftar di Frankfurt turun 9,4% setelah raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) ini memangkas proyeksi penjualannya.

Apple memangkas perkiraan nilai penjualan menjadi sekitar US$84 miliar pada kuartal yang berakhir 29 Desember 2018, dari perkiraan sebelumnya yakni sebesar US$89 miliar hingga US$93 miliar.

CEO Apple Tim Cook mengaitkan penurunan ini dengan prospek penjualan iPhone yang lebih lesu di China akibat ekonominya terdampak perang dagang dengan AS.

“Apa yang sedang diperjuangkan pasar adalah apakah ini mengindikasikan ketidaknyamanan meluas pada ekonomi dunia dan China,” kata Peter Rutter, kepala ekuitas global di Royal London Asset Management.

Baca juga: Trump Ingin Ajak Putin & Xi Bertemu Bertiga
Produsen chip yang memasok suku cadang untuk Apple menerima pukulan terbesar dari peringatan tersebut. Saham AMS, yang menyediakan sensor pengenalan wajah (face recognition) pada model iPhone terbaru, anjlok 23,1%.

Penurunan terbesar lain di antaranya dialami saham STMicroelectronics yang melorot 11,6%, Dialog Semiconductor yang melemah 9,7%, dan Logitech yang turun 5,8%.

Saham peritel barang-barang mewah, yang juga sangat sensitif terhadap tanda-tanda melambatnya permintaan di China, ambil bagian dalam aksi jual tersebut. Saham LVMH, Kering, dan Burberry turun antara 3,8%-5,9%.

Di sisi lain, saham Adecco dan Randstad masing-masing turun 5,2% dan 6,8% menyusul penurunan peringkat oleh Credit Suisse.


Wednesday, January 2, 2019

Minyak Mentah Rebound, Batu Bara Newcastle Masih Lanjutkan Pelemahan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:38 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Harga batu bara di bursa ICE Newcastle melemah pada akhir perdagangan hari pertama di 2019, Rabu (2/1/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara di bursa ICE Newcastle untuk kontrak teraktif Januari 2019 ditutup melemah 0,93% atau 0,95 poin di level US$101,10 per metrik ton.

Harga batu bara melanjutkan pelemahan di hari kedua setelah pada perdagangan Senin (31/12), harga batu bara kontrak Januari ditutup melemah 0,54% atau 0,55 poin ke level US$102,05 per metrik ton.

Adapun di bursa ICE Rotterdam, harga batu bara untuk kontrak teraktif Januari 2019 ditutup berbalik melemah 1,44% atau 1,25 poin ke level US$85,45 per metrik ton, setelah mampu rebound 0,76% pada sesi perdagangan sebelumnya.

Berbanding terbalik dengan harga batu bara, harga minyak mentah ditutup menguat pada perdagangan perdana di 2019 karena bursa saham AS pulih dan data menunjukkan OPEC memulai penurunan produksi yang dijanjikan lebih awal.

Minyak West Texas Intermediate untuk kontrak Februari menguat US$1,13, atau 2,5% ke US$46,54 per barel di New York Mercantile Exchange, dengan total volume yang diperdagangkan sekitar 20% di atas rata-rata 100 hari.

Sementara itu, minyak Brent untuk kontrak Maret menguat US$1,11 menjadi US$54,91 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, dan diperdagangkan lebih tinggi US$8,05 dibandingkan WTI untuk bulan yang sama.

Output dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) turun paling banyak dalam hampir dua tahun pada Desember, menurut survei Bloomberg terhadap sejumlah pejabat, analis, dan data pelacakan kapal.

Pengurangan sekitar 500.000 barel per hari ini dimulai bahkan sebelum pemangkasan output yang dijadwalkan akan dimulai bulan ini, menyoroti urgensi bahwa eksportir minyak mentah merasa untuk membendung pasar yang telah jatuh bebas.

"Pemangkasan (output) itu besar dan akan tumbuh," ungkap Phil Flynn, analis pasar di Price Futures Group Inc., seperti dikutip Bloomberg. "Itu akan menyebabkan penurunan besar pada pasokan."

Skeptisisme investor tentang kemampuan OPEC untuk mencegah surplus tahun ini telah membantu menyeret harga anjlok hampir 40% hingga akhir tahun 2018. Pelaku pasar khawatir setiap pemotongan output tidak akan cukup dalam untuk membendung lonjakan pasokan dari pengebor minyak shale AS.

"Kami telah melihat beberapa kali di mana pasar berusaha untuk bangkit dan tampaknya tekanan jual selalu kembali," kata Gene McGillian, manajer riset pasar di Tradition Energy.

 "Sampai kita melihat lebih banyak bukti bahwa fundamental. di pasar tidak selemah yang dipikirkan orang, saya pikir kita akan terus merasakan tekanan itu."

Pergerakan harga batu bara kontrak Desember 2018 di bursa Newcastle

Tanggal                    US$/MT

2 Januari 2019          101,10

                              (-0,93%)

31 Desember 2018     102,05

                              (-0,54%)

28 Desember 2018     102,60

                              (+0,05%)

27 Desember             102,55

                              (+0,44%)

Sumber: Bloomberg


Tuesday, January 1, 2019

Awal Tahun, IHSG Bakal Terkoreksi Wajar

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:12 PM No comments

PT KONTAK PERKASA  - Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan terkoreksi wajar dalam perdagangan di awal tahun 2019.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.176,711 and 6.158,924.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.212,205 hingga 6.229,912. Berdasarkan indikator, MACD telah menunjukkan pola dead cross di area positif.

Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli. .

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*AALI, Daily (11825) (RoE: 14.68%; PER: 14.68x; EPS: 788.72; PBV: 1.15x; Beta: 0.93):* Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 11425 – 11825, dengan target harga secara bertahap di level 12250, 13325 dan 14400. Support: 11425 & 11175.

*ACES, Daily (1490) (RoE: 23.25%; PER: 27.59x; EPS: 54.37; PBV: 6.43x; Beta: 1.63):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1480 – 1500, dengan target harga secara bertahap di level 1540 dan 1650. Support: 1480 & 1425.

*BKSL, Daily (109) (RoE: 0.56%; PER: 105.77x; EPS: 1.04; PBV: 0.59x; Beta: 1.10):* Sebelumnya terlihat pola bullish matching low candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 107 – 110, dengan target harga secara bertahap di level 120 dan 128. Support: 102.

*INTP, Daily (18450) (RoE: 3.62%; PER: 83.11x; EPS: 222.59; PBV: 2.99x; Beta: 1.7):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 18400 – 18500, dengan target harga secara bertahap di level 19200, 19650, 20000 dan 21525. Support: 17850.

*PPRO, Daily (117) (RoE: 7.35%; PER: 17.84x; EPS: 6.61; PBV: 1.31x; Beta: N/A):* Pergerakan harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 116 – 118, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 121, 128, 132, 135 and 148. Support: 116 & 111.

*PTBA, Daily (4300) (RoE: 32.95%; PER: 9.39x; EPS: 455.64; PBV: 3.10x; Beta: 0.98):* Pergerakan harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 4260 - 4300, dengan target harga secara bertahap di 4370, 4630 dan 4890. Support: 4260 & 4170.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search