English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, January 21, 2019

PDB China Lemah, Indeks Stoxx Europe Tergelincir

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:41 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Bursa saham Eropa tergelincir dari level tertinggi enam pekanpada perdagangan Senin (21/1/2019)  setelah China mencatat perlambatan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV/2018.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,19% atau 0,69 poin ke level 356,36, sedangkan indeks DAX Jerman turun 0,6%. Adapun pasar saham AS ditutup karena libur Hari Martin Luther King.

China mencatatkan pertumbuhan ekonomi paling lambat pada kuartal akhir 2018 sejak krisis keuangan pada 2009 di tengah upaya pembersihan utang dan  tantangan perdagangan. 

Sementara itu tanda-tanda stabilitas pada Desember 2018 menunjukkkan upaya pemerintah dalam mengurangi perlambatan mulai menunjukkan hasil.

Data dari Biro Statistik Nasional China menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) negeri panda tersebut tumbuh 6,4% pada kuartal IV/2018 secara tahunan dari 6,5% pada kuartal III/2018.
"Bahkan dengan data China yang menyambut pasar Eropa pada pembukaan Senin, sesi ternyata menjadi sedikit tertunda dan kurang injeksi energi dari AS," ungkap Connor Campbell, seorang analis di Spreadex, seperti dikutip Reuters.

Perusahaan kimia Jerman Henkel menjadi penekan terbesar indeks Stoxx setelah ditutup melemah sekitar 10%. Perusahan produsen sampo Schwarzkopf dan deterjen Persil ini memperkirakan pendapatan akan turun tahun ini menyusul ekspansi perusahaan untuk investasi dalam merek dan teknologi digital.

Emiten di bursa Eropa mulai merilis laporan keuangan kuartal keempat, dengan sejumlah analis memperkirakan saham bereaksi positif secara keseluruhan karena aksi jual baru-baru ini yang tajam telah menurunkan valuasi.

"Saya tidak terlalu pesimis," kata Christian Stocker, analis ekuitas di UniCredit. "Kami melihat revisi pendapatan yang sangat negatif pada kuartal IV dan sekarang ekspektasinya sangat sangat rendah."
Di antara saham lain yang bergerak, saham perusahaan iklan online Scout24 naik 2,1% setelah menolak tawaran pengambilalihan senilai 4,7 miliar euro dari perusahaan ekuitas swasta Hellman & Friedman dan Blackstone. Penolakan ini berpotensi membuka jalan bagi perang penawaran.


Thursday, January 17, 2019

Harga Emas Comex Melemah 0,8 Poin Pukul 11.23 WIB

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:43 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Harga emas Comex  bergerak merah pada perdagangan hari ini, Jum'at (18/01/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas Comex kontrak Desember 2018 dibuka dengan penguatan  0,03% atau 0,4 poin di level US$1.291,90 per troy ounce.

Pada pukul 07.00 WIB emas lanjut turun 0,13% atau 1,70 poin ke level US$1.290,60 per troy ounce.

Sepanjang pagi ini, harga emas bergerak pada kisaran US$1.1290,50-US$1.292,20 per troy ounce.

Adapun pada perdagangan Kamis (17/01/2019) harga emas Comex kontrak Desember berakhir naik 0,12% atau 1,50 poin ke level US$1.292,30 per troy ounce.

Bagaimana pergerakan emas selanjutnya? Ikuti lajunya secara live di Bisnis.com:

Harga emas Comex untuk kontrak Februari 2019 melemah 0,8 poin atau 0,06% ke level US$1.291,50 per troy ounce.

Harga emas Comex untuk kontrak Februari 2019 melemah 1,4 poin atau 0,11% ke level US$1.290,90 per troy ounce.

Harga emas Comex untuk kontrak Februari 2019 melemah 2 poin atau 0,15% ke level US$1.290,30 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS menguat tipis 0,003 poin ke level 96,068 pada pukul 8.50 WIB.


Wednesday, January 16, 2019

Laporan Kinerja Keuangan Topang Wall Street Tambah Kuat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:04 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES -  Pergerakan tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Rabu (16/1/2019), didorong kuatnya laporan kinerja keuangan dari Bank of America Corp. dan Goldman Sachs.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,59% atau 141,57 poin di level 24.207,16, indeks S&P 500 naik 0,22% atau 5,8 poin ke 2.616,1, sedangkan indeks Nasdaq Composite berakhir naik 0,15% atau 10,86 poin di level 7.034,69.

Dilansir dari Reuters, laporan dari Bank of America dan Goldman Sachs tersebut meredakan kekhawatiran investor tentang prospek pendapatan dan membantu mendukung bursa saham.

Saham Bank of America menguat 7,2%, sedangkan saham Goldman Sachs menanjak 9,5%.

“Memang masih terlalu dini, tetapi sejauh ini nadanya terlihat bagus,” kata Paul Nolte, manajer portofolio di Kingsview Asset Management, Chicago.

“Fakta bahwa bank-bank sedikit lebih sensitif terhadap tingkat suku bunga, kurva imbal hasil dan kegiatan bisnis, memberikan sesuatu pandangan yang layak pada ekonomi,” lanjutnya.

Investor juga mencermati laporan Wall Street Journal bahwa jaksa federal tengah menyelidiki Huawei Technologies, produsen peralatan telekomunikasi terbesar di dunia, karena diduga mencuri rahasia dagang dari perusahaan-perusahaan AS. dan dapat segera mengeluarkan tuntutan

Sejalan dengan Wall Street, bursa Stoxx 600 Eropa naik 0,5% pada perdagangan Rabu. Adapun pound sterling menguat setelah pemerintahan Perdana Menteri Inggris Theresa May memenangkan voting mosi percaya di dalam parlemen.

PM May kini dapat mencoba membangun konsensus tentang kesepakatan mengenai keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Voting itu dilakukan sehari setelah kekalahan telaknya terkait kesepakatan Brexit yang selama ini dirundingkan May dengan Uni Eropa.

Harapan untuk Brexit yang lebih lunak memberikan dukungan pada penguatan pound sterling.

Tuesday, January 15, 2019

Harapan Stimulus Ekonomi China Dorong Bursa Eropa Naik

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:41 PM No comments

PT KONTAK PERKASA - Bursa saham Eropa berhasil naik pada perdagangan Selasa (15/1/2019) setelah China mengisyaratkan langkah-langkah stimulus lebih lanjut untuk membendung dampak pukulan perang tarif dengan Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Reuters, indeks Stoxx 600 Eropa ditutup naik 0,4%, sedangkan indeks DAX Jerman bertambah hanya 0,3% setelah data PDB menunjukkan ekonomi Jerman tumbuh 1,5% pada 2018, laju terlemah dalam lima tahun.
Di Inggris, indeks FTSE 100 yang berorientasi pada ekspor menguat 0,6% dan indeks mid cap yang terfokus di dalam negeri naik 0,1% ketika Perdana Menteri Theresa May menghadapi prospek kekalahan bersejarah dalam pengambilan suara mengenai kesepakatan Brexit di parlemen Inggris.
“Akan ada banyak volatilitas tetapi bagaimanapun saya berharap hal-hal akan berjalan ke arah Brexit yang lebih lunak,” kata Michele Pedroni, fund manager di Decalia Asset Management, seperti dilansir Reuters.
Sektor-sektor yang bergantung pada perdagangan dan ekspor ke China, seperti teknologi, industri, dan otomotif menguat pada Selasa meskipun mengikis sebagian kenaikannya setelah pembukaan.
Pemerintah China dikabarkan akan mengambil langkah-langkah stimulus, termasuk memangkas pajak, demi mengatasi ekonominya yang melambat. Namun beberapa investor ragu bahwa stimulus ini akan berdampak besar pada eksportir Eropa.
"Untuk memberikan dorongan nyata bagi para eksportir Eropa, kita akan membutuhkan lebih dari sekadar pengumuman pemotongan pajak, kita akan membutuhkan komitmen untuk investasi infrastruktur (dari China)," kata Martin Moeller, co-head manajemen portofolio ekuitas Swiss dan global di Union Bancaire Privee di Jenewa.
Sektor otomotif melonjak ke level tertingginya sejak 5 Desember didorong kabar stimulus tersebut serta setelah update yang kuat dari produsen Peugeot PSA Group menenangkan kekhawatiran investor tentang dampak perlambatan permintaan di China terhadap produsen mobil.
Saham produsen mobil asal Prancis tersebut mencapai level tertingginya sejak pertengahan November setelah melaporkan rekor penjualan untuk 2018 dan berakhir naik 1,3%.


economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search