English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Thursday, April 25, 2019

S&P 500 Turun Dipicu Melemahnya Saham Industri

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:15 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Indeks S&P 500 ditutup sedikit lebih rendah pada hari Kamis (Jumat pagi WIB), karena turunnya saham industri dan tingginya kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi global melampaui kenaikan saham Facebook dan Microsoft.
Dilansir dari Reuters, Jumat (26/4/2019), saham sektor industri turun 1,99 persen dengan penurunan terbesar yang dicatatkan oleh 3M, United Parcel Service Inc dan Raytheon Co usai melaporkan hasil kinerja keuangan yang mengecewakan. Fedex Corp juga merosot setelah laba UPS meleset.
Saham Amazon.com Inc naik 1,7 persen usai pasar ditutup setelah perseroan melaporkan laba kuartal pertama yang melampaui estimasi, meskipun perkiraan pendapatan kuartal kedua sebagian besar di bawah ekspektasi.
Saham Intel Corp turun 7 persen setelah produsen chip itu meramalkan pendapatan kuartal saat ini di bawah perkiraan analis. Namun saham Facebook Inc dan Microsoft Corp keduanya melonjak, masing-masing naik 5,8 persen dan 3,3 persen, setelah mereka melaporkan hasil kinerja keuangan yang lebih baik dari perkiraan.
“Sentimen berfluktuasi merupakan hasil pesan campuran dari pendapatan dan data. Kami akan terus melihat fluktuasi karena kami cenderung terus melihat pesan yang beragam," kata Kristina Hooper, Kepala Strategi Pasar Global di Invesco, New York. Dia juga mengutip data klaim pengangguran AS yang tinggi dan penyusutan ekonomi Korea Selatan yang tak terduga.
Sementara ekspektasi untuk pendapatan kuartal pertama S&P diperkirakan membaik, investor tetap waspada terhadap laporan masa depan, kata Lindsey Bell, Ahli Strategi Investasi di CFRA Research, New York.
"Kami masih dalam mode menunggu dan melihat tentang arah ekonomi sehingga tidak ada yang mau habis-habisan di pasar saat ini terutama dengan penilaian harga premium."
Indeks S&P 500 telah rally 17 persen sejauh tahun ini, rebound dari penurunan 2018, di tengah harapan kesepakatan perdagangan AS-China, langkah Federal Reserve untuk menghentikan sementara kenaikan suku bunga dan beberapa laporan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan.
Indeks mengakhiri hari 0,5 persen di bawah rekor tertinggi akhir September. Indeks telah berjuang untuk menembus di atas level itu karena investor menunggu lebih banyak katalis positif.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 134,97 poin atau 0,51 persen menjadi 26.462,08, S&P 500 kehilangan 1,08 poin atau 0,04 persen menjadi 2.926,17 dan indeks Nasdaq Composite naik 16,67 poin, atau 0,21 persen menjadi 8.118,68.
Keuntungan perusahaan media sosial Facebook mengangkat indeks layanan komunikasi 1 persen. Saham Healthcare naik 1,1 persen.
Namun saham 3M turun hampir 13 persen merupakan persentase penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari tiga dekade, usai memangkas proyeksi pendapatan 2019 dan mengumumkan rencana memberhentikan 2.000 pekerja. Itu adalah penurunan terbesar sejak 19 Oktober 1987, ketika turun 20,3 persen akibat kehancuran pasar saham.
Saham Xilinx Inc adalah penurunan persentase terbesar S&P, turun 17,1 persen setelah margin kotor kuartalan pembuat chip tersebut kurang dari perkiraan. Indeks chip Philadelphia turun 1,8 persen.

Wednesday, April 24, 2019

IHSG Berpotensi Menguat, Simak Saham Pilihan Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:23 PM No comments

PT KONTAK PERKASA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak ke zona hijau pada perdagangan saham Kamis (25/4/2019).

IHSG akan bergerak di kisaran 6.429- 6.468. Penguatan IHSG disebabkan perdagangan saham hari ini cenderung minim sentimen.

Oleh karena itu, investor akan wait and see merepons situasi yang terjadi di pasar. Penetapan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI) serta rilis investasi asing atau foreign direct investment (FDI) diprediksi mempengaruhi laju IHSG.

"Tetapi untuk hari ini perhatian ke pasar lebih kepada laporan laba perusahaan kuartal I-2019. Setidaknya ini bisa jadi salah satu katalis positif

a memperkirakan, IHSG melaju ke zona hijau di rentang 6.425-6.492. Meski begitu, Analis PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi berpendapat lain. IHSG, menurut dia akan melemah hingga akhir pekan dengan support dan resistance 6.410-6.480. 

"IHSG semakin menguatkan bearish trend line (tren menurun) yang terbentuk sejak bulan lalu dengan jangka waktu trend hingga medium term. Sehingga kami masih memprediksi pergerakan akan tertekan hari ini," ujar dia.

Saham laik dibeli hari ini ialah saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Harum Energy Tbk (HRUM), serta PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Kemudian saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Medco International Tbk (MEDC).

Tuesday, April 23, 2019

Harga Emas Tergelincir karena Penguatan Dolar AS dan Saham

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:48 PM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES  - Harga emas jatuh ke level terendah dalam empat bulan pada perdagangan selasa. Pendorong pelemahan harga emas tersebut karena penguatan dolar AS dan investor lebih suka mengoleksi aset-aset berisiko.
mengutip CNBC, Rabu (24/4/2019), harga emas di pasar spot turun 0,6 persen ke level USD 1.266,98 per ounce, setelah jatuh ke level terendah sejak 26 Desember di USD 1.265,90 per ounce.
Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,7 persen menjadi USD 1.268,70 per ounce.
"Emas tertekan di antara penguatan dolar AS, kenaikan bursa saham dan juga pasar obligasi," jelas George Gero, analis RBC Wealth Management.
“Harga emas mengambil tempat duduk di deretan paling belakang, menunggu sesuatu yang solid seperti angka inflasi atau beberapa perubahan politik di AS. Sampai saat itu, harga diperkirakan akan diperdagangkan dalam kisaran yang lebih rendah," tambah dia.
Dolar AS bertahan mendekati level tertinggi dalam tiga minggu karena penurunan volatilitas pasar mendorong permintaan untuk aset berisiko. Dengan hasil obligasi AS yang lebih tinggi juga menawarkan dukungan untuk mata uang AS ini.
Selain itu, pasar saham yang menghijau dan mencetak posisi tertinggi dalam beberapa bulan terakhir juga menekan harga emas.
Serangan terhadap gereja dan hotel mewah di Sri Lanka pada hari Minggu menewaskan lebih dari 300 orang dan melukai lebih dari 500 orang menambah hambatan bagi emas karena orang glebih memiih untuk mengoleksi dolar AS.

Monday, April 22, 2019

Wall Street Bervariasi Jelang Pelaporan Pendapatan Perusahaan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:39 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Pasar saham AS atau Wall Street berakhir bervariasi, dengan kenaikan terbesar dipicu sektor energi. Para investor tengah menanti musim pelaporan laba perusahaan secara kuartalan.

Melansir laman Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 48,49 poin, atau 0,18 persen menjadi 26.511,05. Indeks S&P 500 naik 2,94 poin, atau 0,10 menjadi 2.907,97 dan Nasdaq Composite menambahkan 17,21 poin, atau 0,22 persen menjadi 8.015,27.

Indeks energi S&P melonjak 2,1 persen dalam persentase kenaikan satu hari terbesar sejak Januari. Hal ini dipicu lonjakan harga minyak seiring langkah Amerika Serikat untuk lebih menekan ekspor minyak Iran dan memperketat pasokan global.

Tetapi tujuh dari 11 sektor S&P utama berakhir hari lebih rendah, dipimpin oleh penurunan indeks real estat sebesar 1 persen.

Saat ini, investor sedang menunggu beberapa perusahaan besar dalam indeks S&P 500, termasuk Boeing Co, Amazon.com Inc dan Facebook Inc untuk melaporkan hasil kuartal pertama di akhir minggu ini. Laporan tambahan dapat meredakan kekhawatiran investor akan resesi pendapatan.

Volume perdagangan-yang merupakan level terendah pada tahun 2019-juga diredam kenyataan bahwa beberapa investor masih berlibur seiring penutupan pasar AS pada hari Jumat dan penutupan di beberapa bagian Eropa dan Asia pada hari Senin.

Phil Orlando, Kepala Strategi Pasar Ekuitas Federated Investors, di New York mengatakan pasar saham kali ini didorong oleh hasil kuartalan meskipun ini masih menjadi awal musim pelaporan.

"Untuk tingkat tertentu itu bisa menjadi perhatian karena kita tahu ini adalah penghasilan besar minggu ini. Seperti apa keseluruhan tenor minggu ini pada hari Jumat?, ”Kata Orlando.

"Itu memberitahu Anda bahwa data telah berbalik dan mungkin pendapatan tidak akan menjadi sangat buruk," katanya.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search