English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, September 8, 2019

Harga Emas Dibayangi Negosiasi Perang Dagang

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:22 PM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES - Harga emas pekan ini diprediksi tetap meneruskan trend bullishmeski sempat turun pekan lalu. Jumat kemarin, emas ditutup turun 0,66 persen ke level USD 1.515 per ounce.
Namun, kabar negosiasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, serta meredanya protes Hong Kong mengancam harga emas. Kedua kabar itu bisa mendorong gerakan risk on di pasar yang menyebabkan investor menjadi lebih berani berinvestasi ke komoditas yang berisiko ketimbang emas.
"Pada awal pekan lalu, ada hingar bingar yang cukup positif seputar perang dagang AS dan China yang terjadi dengan kedua pihak setuju bertemu bulan ini. Meski semua 'hingar bingar' perang dagang harus diperlukan dengan waspada, kehadiran gerakan positif akan memberi pasar dorongan risk on yang tajam dan mendorong harga emas jatuh ke bawah USD 1.500 per ounce," ujar analis Daily FX seperti dikutip Senin (9/8/2019).
Sisi positif yang mendorong harga emas adalah potensi turunnya suku bunga AS dan pertumbuhan kerja pada bulan Agustus yang lebih lemah dari ekspektasi. Pemerintahan Donald Trump menambah 130 ribu pekerjaan bulan lalu, tetapi ekspektasinya adalah 150 ribu.
"Emas bisa mendapat keuntungan dari laporan tersebut, tetapi tidak banyak. Angka ketenagakerjaan mengalami pelemahan tetapi itu tak membuat Fed (Federal Reserve/Bank Sentral AS) terlalu cemas," ujar kepala strategi global TD Securities, Bart Melek, kepada Kitc
Jumat kemarin ucapan Gubernur Fed Jerome Powell membuat harga emas sempat jatuh satu persen karena berkata ekonomi dalam keadaan sehat.
Namun, keputusan Federal Reserve pada 18 September diprediksi memberi dukungan pada emas, sebab suku bunga diprediksi kembali dipangkas 0,25 persen.
Melek pun optimistis pekan depan emas akan naik, meski tidak besar.Senada, analisa Daily FX menyebut harga emas masih akan di sekitar level saat ini dengan kecenderungan naik sedikit.

Thursday, September 5, 2019

Eropa Sebut Kualitas Minyak Sawit Indonesia Terbaik di Dunia

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 3:49 AM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES  - Uni Eropa mengakui kelapa sawit asal Indonesia memiliki kualitas dan kuantitas sebagai penghasil minyak nabati terbaik, dibandingkan tanaman-tanaman lain seperti rapeseed, bunga matahari dan kedelai.
Pejabat Delegasi Uni Eropa, Michael Bucki mengatakan sebagai negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia mampu memproduksi minyak kelapa sawit dengan jumlah besar.
Di mana kelapa sawit mampu memproduksi 4 ton minyak nabati setiap hektare (Ha). Sementara, produktivitas bunga matahari hanya 0,6 ton per Ha dan kedelai hanya 0,4 ton per Ha.
"Kami tidak menyangkal kehebatan kelapa sawit. Kelapa sawit adalah tanaman yang luar biasa, bisa tumbuh dengan sangat cepat, memproduksi lebih banyak minyak dan membutuhkan lahan yang lebih sedikit. Itu semua tidak perlu dipertanyakan lagi," kata Michael Bucki di Jakarta, Kamis (5/9/2019).
Kendati begitu, Menurut Michael Bucki jika dilihat dari segi pelepasan karbon ke udara, kelapa sawit menjadi terburuk. Sebab berdasarkan data pihaknya, sebanyak 45 persen dari ekspansi kelapa sawit terjadi di daerah dengan cadangan karbon tinggi.
Sedangkan, tanaman sumber minyak nabati lain hanya melepas karbon paling besar 10 persen. "Kami melihat ini bukan secara kualitas tanaman, tetapi secara pendekatan kepada lingkungan," pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra
Sumber: Merdeka.com

Tuesday, September 3, 2019

Malware Ini secara Khusus Targetkan Muslim Uyghur

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:55 PM No comments
PT KONTAK PERKASA - Selama dua tahun terakhir Muslim Uyghur telah menjadi target situs web berbahaya sebagai jalan untuk peretasan iPhone.

Situs web tersebut, menurut sumber Tech Crunch yang Tekno Liputan6.com kutip pada Rabu (4/9/2019), adalah bagian dari serangan yang didukung negara--kemungkinan Tiongkok--yang dirancang untuk menargetkan Muslim Uyghur di wilayah Xinjiang.

Laporan ini berawal dari temuan peneliti keamanan di Google mengenai situs web berbahaya tersebut yang dipublikasikan pada pekan lalu.
Namun pada saat itu, belum disebutkan siapa yang menjadi target situs web tersebut. Menurut temuan Google, situs web tersebut dikunjungi ribuan orang per pekan selama dua tahun.

Situs web tersebut menginfeksi iPhone dengan malware berbahaya hanya dengan mengunjungi halaman web jebakan. Pihak di balik situs web dan malware ini dapat membaca pesan, kata sandi, bahkan melacak lokasi real-time dari iPhone korbannya.

Apple sempat menambal kerentanan ini dengan menggulirkan pembaruan iOS 12.1.4, selang beberapa hari setelah Google secara personal menyampaikan temuannya, pada Februari lalu. Namun, masalah ini memang baru pertama kali diungkapkan pada pekan lalu.
Perangkat Android dan Windows Juga Jadi Korban

Laporan Forbes senada dengan laporan Tech Crunch. Disebutkan bahwa situs web yang sama juga digunakan untuk menargetkan pengguna perangkat Android dan Windows. Ini merupakan indikasi bahwa upaya yang menargetkan Muslim Uyghur ini memiliki cakupan lebih luas ketimbang yang Google ungkapkan sebelumnya.

Korban dijebak untuk mengklik tautan, yang ketika dibuka akan memuat salah satu situs web berbahaya yang digunakan untuk menginfeksi perangkat miliknya. Ini adalah taktik umum untuk menargetkan pemilik perangkat dengan spyware.

Salah satu sumber Tech Crunch mengatakan bahwa situs-situs web itu juga menginfeksi orang-orang selain Uygur yang secara tidak sengaja mengaksesnya karena situs-situs itu juga terindeks di hasil pencarian Google. Oleh sebab itu, FBI telah mengingatkan Google untuk menghapus situs-situs itu sistem indeksnya untuk mencegah infeksi lebih luas.

(Why/Isk)

Harga Emas Antam Turun 3.000 per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 12:30 AM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES -  Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam turun Rp 3.000 menjadi Rp 765 ribu per gram, pada perdagangan Selasa (3/9/2019). Pada Senin kemarin, harga emas di angka Rp 768 ribu per gram.
Sedangkan untuk harga buyback emas Antam juga pada hari ini turun Rp 4.000 menjadi Rp 691 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 691 ribu per gram.
Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.28 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.
Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara, di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.
Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 7.810.000. Sedangkan untuk ukuran 20 gram dijual Rp 14.910.000.
Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
* Pecahan 0,5 gram Rp 407.000
* Pecahan 1 gram Rp 765.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.479.000
* Pecahan 3 gram Rp 2.197.000
* Pecahan 5 gram Rp 3.645.000
* Pecahan 10 gram Rp 7.225.000
* Pecahan 25 gram Rp 17.955.000
* Pecahan 50 gram Rp 35.835.000
* Pecahan 100 gram Rp 71.600.000
* Pecahan 250 gram Rp 178.750.000
* Pecahan 500 gram Rp 357.300.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 714.600.000.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search