English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, August 10, 2020

Harga Minyak Melonjak 2 Persen Terdorong Harapan Stimulus AS

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:20 PM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES - Harga minyak naik pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Pendorong kenaikan harga minyak adalah bertambahnya jumlah pabrik di China yang beroperasi sehingga meningkatkan permintaan energi.
Selain itu, kenaikan harga minyak juga didorong oleh harapan kesepakatan pemberikan stimulus di Amerika Serikat (AS). Stimulus ini diharapkan bisa mendorong ekonomi AS sehingga ikut meningkatkan permintaan minyak.
Mengutip CNBC, Selasa (11/8/2020), harga minyak mentah Brent naik 82 sen atau 1,9 persen menjadi USD 45,22 per barel. Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate ditutup 72 sen, atau 1,7 persen lebih tinggi menjadi USD 41,94 per barel.
Harga minyak mendapat dukungan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Ketua DPR Nancy Pelosi dan senator dari Partai Demokrat Chuck Schumer ingin bertemu dengannya untuk membuat kesepakatan tentang bantuan ekonomi terkait virus Corona.
Ini merupakan angin segar mengingat pembicaraan antara Demokrat dan anggota pemerintahan Trump yang merupakan bagian dari Partai Republik macet minggu lalu.
“Harga minyak sangat bergantung pada bantuan itu. Kami membutuhkan orang untuk dapat meningkatkan aktivitas ekonomi untuk memacu permintaan, ”kata analis Again Capital di New York, John Kilduff.
Sedangkan pada Minggu kemarin, CEO Arab Saudi Aramco Amin Nasser mengatakan bahwa permintaan minyak di Asia mulai naik karena pembukaan aktivitas ekonomi secara bertahap.
Di China, deflasi kegiatan pabrik China berkurang pada bulan Juli, didorong oleh kenaikan harga minyak global dan aktivitas industri yang melaju menuju level sebelum pandemi.
Analis UBS Giovanni Staunovo mengatakan, dengan permintaan minyak yang perlahan naik dan pasokan minyak terkendali karena kesepakatan pemotongan produksi OPEC + kemungkinan besar harga minyak akan naik secara perlahan.


Sunday, August 9, 2020

Harga Emas Turun Usai Cetak Rekor Tertinggi Berturut-turut

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:27 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES - Analis memperkirakan harga emas akan terus melaju, setelah sebelumnya tercatat USD 2.100. Menurut prediksi, harga emas dapat menembus USD 3.000 untuk tahun ini.
Minat investor yang sangat kuat pada logam mulia menjaga reli tetap hidup, sementara penggerak makro semuanya utuh untuk menjaga momentum kenaikan harga emas, kata para analis.
Harga emas tercatat naik ke tangga tertinggi sepanjang pekan ini. Pertama menembus USD 2.000 per ons, kemudian USD 2.050, sebelum mencapai rekor baru USD 2.089,20 pada penutupan pekan ini. Sementara, pada omentum yang sama, emas berjangka Comex Desember diperdagangkan pada USD 2.043.40, turun 1,26 persen.
Melansir dari laman Kitco, Sabtu (8/8/2020), stimulus fiskal dan moneter global telah menciptakan badai yang sempurna untuk emas. Meskipun harga mundur 2 persen pada hari Jumat, tren keseluruhan tetap bullish.
"Ini sehat bagi pasar untuk menelusuri kembali dan membiarkan sedikit udara keluar dari balon," kata ahli strategi pasar senior LaSalle Futures Group Charlie Nedoss.
Emas dipandang sebagai taruhan paling pasti untuk menjaga inflasi karena bank sentral terus mencetak uang untuk mendukung ekonomi di seluruh dunia.
“Bank sentral utama bekerja untuk menjaga stabilitas dengan memberikan stimulus dan dukungan ekonomi. Artinya ada banyak likuiditas yang mencari rumah. Emas adalah satu, ekuitas adalah yang lainnya. Unsur lainnya adalah suku bunga riil yang rendah, yang menghilangkan argumen bahwa emas tidak memberikan hasil apapun karena tidak ada hasil yang dapat ditemukan dalam obligasi pemerintah, ”kata analis StoneX, Rhona O'Connell.
Pialang komoditas senior RJO Futures Daniel Pavilonis menyebutkan, orang-orang melihat emas dan perak sebagai investasi yang lebih realistis.
“Salah satu alasan mengapa logam naik adalah karena pencetakan uang. Ini mendorong hasil nyata ke wilayah negatif di jalan. Investor melihat logam mulia sebagai bagian dari teka-teki jangka panjang. Ketika suku bunga turun atau negatif, investor memiliki uang di bank yang pada dasarnya akan dikenakan pajak karena mereka harus membayar bunga padanya. Apa alternatif lainnya? Inilah mengapa orang membeli emas, menerima pengiriman emas batangan, dan membeli kontrak berjangka, ”kata Pavilonis.
Pada akhir tahun, Pavilonis memperkirakan harga emas mendekati USD 3.000 per ons.
Ahli logam mulia Gainesville Coins, Everett Millman menilaiUSD 2.400 juga merupakan target yang menarik untuk dilihat. “Kami mendapatkan USD 2.400 dengan membagi selisih antara USD 2.100, yang merupakan nilai tertinggi tahun 2011 yang disesuaikan dengan inflasi, dan USD 2.800, yang merupakan nilai tertinggi tahun 1980 yang disesuaikan dengan inflasi," kata Millman.
Adapun yang harus diperhatikan investor pekan depan adalah negosiasi stimulus fiskal di Washington. Pendorong utama fluktuasi harga emas lainnya yakni meningkatnya ketegangan antara AS-China, terutama setelah Trump menandatangani sepasang perintah eksekutif yang melarang penduduk AS melakukan bisnis dengan aplikasi TikTok dan WeChat China.

BACA JUGA : 

Harga Emas Turun Usai Cetak Rekor Tertinggi Berturut-turut

Friday, August 7, 2020

Kembali Cetak Rekor Termahal, Harga Emas Antam Rp 1.065.000 per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 1:05 AM No comments
PT KONTAK PERKASA - Harga emas Antam atau PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak Rp 6.000 per gram menjadi Rp 1.054.000 per Gram pada Kamis, 6 Agustus 2020. Harga ini kembali memecahkan rekor termahal sebelumnya yaitu Rp 1.048.000 per gram.
Sedangkan untuk harga buyback emas Antam naik Rp 6.000 menjadi Rp 953.000 per gram. Harga buyback merupakan patokan bila Anda menjual maka Antam akan membelinya di harga Rp 953 ribu per gram.
Sementara harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 10.690.000, sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 20.830.000.
Ini merupakan harga emas Antam yang dijual di Pulogadung, Jakarta. Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.29 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.
Harga emas Antam belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Berikut daftar harga emas Antam:
* Pecahan 0,5 gram Rp 557.000
* Pecahan 1 gram Rp 1.054.000
* Pecahan 2 gram Rp 2.048.000
* Pecahan 3 gram Rp 3.047.000
* Pecahan 5 gram Rp 5.050.000
* Pecahan 10 gram Rp 10.035.000
* Pecahan 25 gram Rp 24.962.000
* Pecahan 50 gram Rp 49.845.000
* Pecahan 100 gram Rp 99.612.000
* Pecahan 250 gram Rp 248.765.000
* Pecahan 500 gram Rp 497.320.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 994.600.000.

Wednesday, August 5, 2020

Wall Street Menguat Ditopang Harapan akan Temuan Vaksin Corona

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:47 PM No comments
PT KONTAK PERKASA - Bursa saham di Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta). Hal ini didukung oleh naiknya pendapatan Disney dan harapan vaksin virus corona ketika pasar mendekati capaian rekor tertinggi sejak awal tahun ini.
Dikutip dari CNBC, Kamis (6/8/2020), S&P 500 naik 0,6 persen menjadi 3.327,77 dan Nasdaq Composite naik 0,4 persen menjadi 10.998,40. Nasdaq sempat menembus di atas 11.000 untuk pertama kalinya dan membukukan menguatan beruntun dalam enam hari.
S&P 500 ditutup lebih tinggi dalam 4 hari berturut-turut. Sementara Dow Jones Industrial Average juga membukukan kenaikan beruntun dalam empat hari, dengan naik 373,05 poin atau 1,4 persen menjadi 27.201,52.
Kenaikan pada Senin lalu menempatkan S&P 500 sekitar 2 persen di bawah rekor yang ditetapkan pada 19 Februari 2020. Indeks pasar yang lebih luas telah rally lebih dari 50 persen sejak jartuh ke level terendah intraday pada 23 Maret lalu. Sebagian besar dipimpin oleh saham teknologi utama seperti Facebook, Amazon , Netflix, Apple, Alfabet dan Microsoft.
Disney mengatakan sekarang memiliki 100 juta pelanggan berbayar di seluruh layanan streaming, yang termasuk Disney +, Hulu dan ESPN+. Saham Disney melonjak 8,8 persen.
Johnson & Johnson mengumumkan telah mencapai kesepakatan USD 1 miliar dengan pemerintah AS untuk memproduksi 100 juta dosis kandidat vaksin coronyanya jika terbukti berhasil.
Saham J&J naik 0,8 persen. Saham Novavax melonjak 10,4 persen setelah perusahaan melaporkan hasil uji coba vaksin fase satu yang menunjukkan respons kekebalan positif di antara pasien.
Saham maskapai penerbangan naik secara luas setelah Senat Republik mengatakan akan mendukung tambahan USD 25 miliar dalam bantuan federal untuk industri tersebut. Saham United Airlines ditutup naik 4,5 persen dan Delta naik 3,1 persen. American Airlines melonjak 9,5 persen

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search