English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Thursday, September 24, 2020

7 Jurus yang Bisa Ditiru buat Bikin Kantong Lebih Tebal

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 12:47 AM No comments
PT KONTAK PERKASA - Setiap orang pastinya membutuhkan pekerjaan untuk menghasilkan uang sehingga dapat bertahan dan berkembang dalam hidupnya.
Jika sudah memiliki satu pekerjaan yang memiliki gaji yang tetap, mungkin banyak orang menginginkan pekerjaan lain untuk menciptakan banyak aliran pendapatan.
Lantas apa saja kira-kira pekerjaan lain yang bisa menghasilkan pendapatan?
Melansir dari Timesofindia, Kamis (24/9/2020) berikut beberapa ide pekerjaan yang bisa membantu Anda menambah penghasilan:
Membuat blog tidak membutuhkan investasi yang besar dan bisa meraup untung jangka panjang. Cari area yang Anda sukai dan mulailah menulis konten atau membuat video menarik tentang hal tersebut.
Tentunya perlu waktu untuk mengerjakan hal tersebut. Tetapi setelah Anda mengembangkan jumlah pengikut yang baik, nantinya bisa memperoleh penghasilan yang menguntungkan.
Menyimpan uang di rekening bank tidak akan memberi Anda banyak bunga. Coba bicaralah dengan penasihat keuangan untuk mengetahui beberapa tempat terbaik untuk menginvestasikan uang Anda.
Bergantung pada situasi pasar dan status keuangan, berinvestasi di sektor real estate dapat memberi keuntungan.
Namun harus ingat semua faktor dan risiko sebelum berinvestasi di real estate, dan juga bersiaplah bahwa Anda tidak akan langsung mendapatkan hasilnya.
Konsep ini belum terlalu popular namun bisa menjadi opsi yang bagus untuk menghasilkan pendapatan tambahan.
Hal yang harus Anda lakukan adalah mendekati biro iklan mobil dan mencari tahu syarat dan ketentuan kesepakatan yang dapat diterima bersama.
Anda mungkin bisa memulai dengan bisnis sampingan seperti freelance. Luangkan waktu ekstra dari jadwal Anda dan coba jual secara online. Ini sangatlah mudah karena hanya perlu mencari tahu apa yang dikuasai, mengidentifikasi bagaimana dapat menghasilkan uangnya dan memulai proyek yang disukai.
Tidak hanya baik untuk kantong, tetapi juga untuk lingkungan. Jika Anda mengendari mobil ke kantor sendirian, Anda dapat memulai layanan carpool di mana dapat menjemput orang yang berpergian di rute yang sama.
Jika memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidang Anda, maka dapat memberikan kuliah tamu di perguruan tinggi atau menawarkan layanan untuk membantu siswa mempersiapkan ujian kompetitif yang terkait bidang Anda. Jika Anda telah menetapkan pijakannya, maka akan menajdi lebih kaya dari sebelumnya.
 Reporter: Tasya Stevany

Tuesday, September 22, 2020

Harga Minyak Naik Tipis usai Badai Tropis Mulai Mereda

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:53 PM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES - Harga minyak naik pada hari Selasa, mengurangi penurunan tajam sebelumnya. Hal ini karena kekuatan badai tropis terbaru di Teluk Meksiko mulai melemah, tetapi kekhawatiran tentang permintaan bahan bakar tetap ada dengan gejolak di seluruh dunia dalam kasus virus corona.
Dikutip dari CNBC, Rabu (23/9/2020), harga minyak mentah berjangka Brent naik 27 sen, atau 0,65 persen menjadi USD 41,71 per barel.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS untuk Oktober, yang akan berakhir pada hari Selasa, naik 29 sen, atau 0,74 persen, menjadi USD 39,60 per barel.
Harga minyak mentah, yang turun sekitar 4 persen pada hari Senin, stabil karena kilang Texas tetap buka meskipun diperkirakan akan terjadi banjir besar, dengan Badai Tropis Beta diperkirakan akan terus kehilangan kekuatannya, menghilangkan kekhawatiran tentang permintaan kilang AS untuk bahan baku.
"Sentimen pemulihan muncul setelah penurunan aset berisiko yang terlihat dua minggu lalu jelas rapuh," kata Vandana Hari, analis energi di Vanda Insights yang berbasis di Singapura.
"Minggu ini, pasar mengkalibrasi ulang kemungkinan terhentinya pemulihan ekonomi di Eropa karena beberapa negara di kawasan itu memberlakukan pembatasan baru untuk menahan lonjakan virus corona," tambahnya.
Penurunan harga minyak pada Senin didorong oleh kekhawatiran bahwa peningkatan kasus virus corona di pasar utama dapat menyebabkan penguncian baru dan menurunkan permintaan. Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa minyak Libya dapat kembali jika tidak diperlukan.
"Kami memiliki sesi risk-off yang cukup kuat (semalam) di tengah kekhawatiran seputar risiko kebangkitan COVID mulai berdampak negatif pada permintaan lagi," kata Lachlan Shaw, kepala penelitian komoditas National Australia Bank.
Pasar gelisah tentang permintaan di tempat-tempat seperti Inggris Raya, di mana pembatasan baru diberlakukan. Pejabat kesehatan AS juga memperingatkan gelombang baru di musim dingin mendatang.
“Ketika virus muncul kembali, pemerintah mengunci, memberlakukan pembatasan, dan individu serta bisnis mulai mundur. Itu semua buruk untuk permintaan," kata Shaw.
Pedagang akan mengawasi data American Petroleum Institute tentang persediaan minyak AS yang akan dirilis hari Selasa.
Stok minyak mentah dan bensin AS kemungkinan turun minggu lalu, sementara persediaan penyulingan, termasuk solar, terlihat naik, jajak pendapat Reuters menunjukkan.

Monday, September 21, 2020

Bursa Saham Asia Melemah Ikuti Wall Street

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:36 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES - Bursa saham di kawasan Asia tergelincir pada pembukaan perdagangan Selasa pagi ini. Pelemahan ini mengikuti penurunan yang terjadi pada Wal Street.
Megutip CNBC, Selasa (22/9/2020), Kospi Korea Selatan turun 0,26 persen di awal perdagangan. Untuk S&P/ASX 200 Australia juga melemah 0,43 persen.
Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan 0,11 persen lebih rendah.
Pasar saham di Jepang tutup pada hari Selasa untuk hari libur.
Sementara, perusahaan logistik ZTO Express akan menetapkan harga listing di Hong Kong pada Selasa ini. Ini menjadi perusahaan China terbaru yang terdaftar di AS yang ingin memulai debutnya di kota itu.
Pelemahan bursa saham di Asia ini mengikuti pelemahan Wall Street. Di AS, bursa saham terkapar karena kekhawatiran memburuknya pandemi Covid-19 serta ketidakpastian akan pengucuran stimulus AS.
Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 509,72 poin atau 1,8 persen dan ditutup di 27.147,70. Untuk S&P 500 kehilangan 1,2 persen sehingga melemah ke 3.281,06. Sedangkan Nasdaq Composite ditutup melemah 0,1 persen menjadi 10.778,80.

Penurunan Wall Street pada Senin ini menorehkan dua tanda. Pertama adalah pertama kalinya sejak Februari S&P 500 membukukan kerugian selama empat hari berturut-turut. Kedua Dow Jones mengalami hari terburuk sejak 8 September ketika turun 2,3 persen.
Pelemahan pada hari ini menambah kesuraman yang terjadi sepanjang September. S&P 500 turun lebih dari 6 persen selama bulan ini dan Dow telah kehilangan 4,5 persen. Nasdaq Composite telah jatuh 8,5 persen untuk periode yang sama.
Kekhawatiran atas kenaikan kasus virus Covid-9 menjadi pendorong pelemahan Wall Street. Inggris dilaporkan mempertimbangkan lockdown untuk menghentikan peningkatan infeksi.
Ilmuwan terkemuka Inggris mengatakan bahwa, tanpa tindakan lebih lanjut, tingkat infeksi virus yang berasal dari China di Inggris bisa menyentuh 50 ribu per hari.

BACA JUGA : 

Sunday, September 20, 2020

Saham di Asia Pasifik Melemah Jelang Pengumuman Suku Bunga Pinjaman China

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:13 PM No comments
PT KONTAK PERKASA  - Saham di Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Senin pagi. Ini karena investor menunggu rilis suku bunga pinjaman acuan China.

Dikutip dari CNBC. Senin (21/9/2020), Kospi Korea Selatan merosot 0,15 persen pada awal perdagangan. Di Australia, S&P/ASX 200 merosot 0,18 persen.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,12 persen lebih rendah.
Pasar saham di Jepang tutup pada Senin ini untuk hari libur nasional.

Loan Prime Rate (LPR) satu tahun dan lima tahun China akan keluar sekitar pukul 9:30 pagi HK/SIN pada hari Senin. Mayoritas pedagang dan analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan tidak ada perubahan pada LPR satu tahun dan lima tahun.

LPR satu tahun saat ini berada di 3,85 persen, sedangkan suku bunga lima tahun berada di 4,65 persen.
Harga minyak lebih rendah pada pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun 0,79 persen menjadi USD 42,81 per barel.

Minyak mentah berjangka AS juga merosot sekitar 0,9 persen menjadi USD 40,75 per barel.

BACA JUGA : 

Harga Emas Diprediksi Masih Bergejolak Dampak Covid-19 dan Pemilu AS

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search