English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, October 15, 2014

Ekuitas Global Kembali Merosot, Bursa Saham Asia Dibuka Melemah 1%

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:48 PM No comments


Bursa Saham Asia melemah, indeks acuan regional tersebut menuju level harga terendahnya sejak Maret lalu, setelah kemarin saham-saham global mencatat pelemahan dan yen catat gain tajam terhadap dollar dalam 6 bulan terakhir.

Indeks MSCI Asia Pacific melemah 1% ke level 135.19 pukul 9:06 pagi waktu Tokyo, menuju level harga penutupan terendah sejak 25 Maret lalu. Kemarin indeks acuan tersebut mengalami penurunan 8.75 dari level tertingginya tahun ini yang tercatat Juli lalu akibat Federal Reserve mengkaji waktu guna menaikkan suku bunga dan melambatnya pemulihan ekonomi China dan Eropa memicu kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global yang akan melambat.

Penjualan ritel AS September lalu turun melampaui perkiraan sebelumnya, turun 0.3% setelah Agustus catta gain 0.6%, gain tertinggi dalam 4 bulan terakhir, menurut rilis data dari Departemen Perdagangan AS. Perkiraan rata-rata dari survei ekonom oleh Bloomberg menyatakan turun 0.1%. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Indeks Topix Jepang Menuju Koreksi Seiring Yen Menguat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:48 PM No comments


Saham-saham Jepang melemah, menyeret Indeks Topix menuju koreksi, pasca yen menguat ke level tertingginya sejak April lalu dan penjualan ritel AS turun melampaui perkiraan.
Indeks Topix melemah sebesar 1,8 persen ke level 1,201.85 pada pukul 09:01 waktu Tokyo. Indeks tersebut ditutup pada tingkat ini akan mengalami penurunan sekitar 11 persen dari level 6 tahun tertingginya pada 25 September lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 1,9 persen ke level 14,794.18 hari ini.
Penutupan pada Indeks Topix dalam 3 pekan terakhir menghapus kenaikan untuk tahun ini setelah sebelumnya mengalami lonjakan sebesar 51 persen mengalahkan dunia pada tahun 2013 lalu. Saham AS kemarin melemah seiring laporan menunjukkan penurunan penjualan ritel, sementara indeks ekuitas Jepang telah diterpa kekhawatiran pemerintah yang mungkin akan menaikkan pajak konsumsi sebesar 10 persen dari sebelumnya sebesar 8 persen pada April lalu dan bahwa melambatnya pertumbuhan ekonomi China.
Penjualan ritel di AS turun melebihi perkiraan pada bulan September, yang menandakan konsumen mengambil nafas. Laporan lain menunjukkan manufaktur di The Fed Bank wilayah New York melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Oktober. Indeks Empire State bank anjlok menjadi 6,2 dari level tertingginya hampir lima tahun terakhir dari 27,5 pada bulan September. (knc)
Sumber : Bloomberg

Saham Perbankan Pimpin Penurunan, S&P 500 Hapus Keuntungan Tahun ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:47 PM No comments


Indeks Standard & Poor 500 menyapu bersih keuntungan untuk tahun ini karena saham perbankan anjlok pasca melaporkan laba sementara penurunan penjualan ritel menyulut kembali kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi dan kedua pekerja kesehatan di Texas terjangkit Ebola.
Indeks S&P 500 jatuh sebesar 2,2 persen ke level 1,837.07 pukul 12:45 siang di New York. Indeks turun sebesar 0,5 persen untuk tahun ini dan telah anjok sebesar 8,5 persen sejak rekor baru tertingginya pada 18 September lalu. Indeks Dow Jones jatuh 331,56 poin, atau sebesar 2 persen ke level 15,983.63. Indeks Nasdaq Composite Index merosot sebesar 1,7 persen.
Indeks Volatilitas Opsi Bursa Chicago Board, pengukur acuan harga opsi yang dikenal sebagai VIX, melonjak 21 persen menjadi 27,41, level tertinggi sejak 2011, di tengah permintaan untuk perlindungan terhadap kerugian dalam ekuitas. Semua saham kecuali 35 saham di S & P 500 mengalami koreksi hari ini dan masing-masing dari 10 kelompok industri utama turun lebih dari 1 persen. Volume perdagangan untuk saham dalam indeks sebesar 90 persen di atas moving average 30-hari pada hari ini. (izr)
Sumber: Bloomberg

Tuesday, October 14, 2014

Rilis Data Ekonomi Eropa Menunjukan Resiko Perlambatan, Dolar Menguat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:35 PM No comments


Dolar meningkat tajam terhadap euro dalam lebih dari sepekan terakhir seiring tanda-tanda pertumbuhan yang goyah di Eropa kontras dengan membaiknya ekonomi AS.
Mata uang euro turun pasca laporan menunjukkan produksi industri di eropa merosot dan pemerintah Jerman memangkas prospek ekonomi untuk tahun ini dan berikutnya. Pound jatuh terhadap sebagian besar mata uang utama seiring laporan menunjukkan laju inflasi Inggris turun ke level terendah dalam lima tahun terakhir. Yen menguat terhadap sebagian besar mata uang utama terkait permintaan aset haven, sementara dolar Kanada mencapai level terendahnya sejak Juli 2009 lalu seiring penurunan harga minyak mentah turun.
Dolar menguat sebesar 0,8 persen ke level $1,2647 per euro pada pukul 3:43 sore waktu New York, gain intraday terbesar sejak 3 Oktober lalu dan rebound dari penurunan sebesar 1 persen kemarin. Greenback naik sebesar 0,2 persen ke level 107,03 yen. Yen menguat sebesar 0,7 persen ke level 135,36 per euro.
Dolar memangkas penurunan dari kemarin dipicu oleh Federal Reserve komentar bahwa pertumbuhan global lebih lambat yang mungkin akan menunda kenaikan suku bunga AS. Ekonomi AS akan meningkat sebesar 2,2 persen tahun ini dan 3 persen pada tahun 2015 mendatang, menurut survei Bloomberg News. Kawasan euro akan tumbuh 0,8 persen dan 1,3 persen, sementara Jepang akan meningkat 1 persen pada 2014 dan 1,2 persen pada tahun berikutnya, survei memprediksi. (izr)
Sumber: Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search