English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, November 5, 2017

Pekan Depan Rupiah Diprediksi Akan Berada di Kisaran Rp 13.400 - Rp 13.600
PT Kontak Perkasa futures | Analis Binaartha Securitas Nafan Aji memperkirakan rupiah akan cenderung menguat pada pekan depan.

"Rupiah masih ranging pada kisaran 13.400 hingga 13.600," kata Nafan Aji saat dihubungi Tempo, Ahad, 5 November 2017.

image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-close-icon-128x128.png
–– ADVERTISEMENT ––
image: https://video.unrulymedia.com/native/opt-out-icon2.png
image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-soundanimation-icon-41x48.gif

Menurut Nafan penguatan rupiah dipengaruhi oleh berbagai sentimen positif dari dalam negeri, salah satunya dengan meningkatnya stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia juga menilai data-data ekonomi Indonesia lainnya seperti Produk Domestik Bruto atau PDB, indeks keyakinan bisnis, indeks keyakinan konsumen diyakini, cadangan devisa, penjualan eceran, dan transaksi berjalan akan menjadikan sentimen positif terhadap penguatan rupiah pekan depan.


Situs resmi Bank Indonesia mencatat kurs rupiah terhadap dolar AS berada pada Rp 13.500 pada 3 November 2017.

"Namun pada pekan depan akan ada statement dari Janet Yellen yang diperkirakan akan memberikan efek hawkish terhadap dolar AS," kata Nafan Aji.

Sedangkan Nafan menilai kebijakan moneter Gubernur baru The Fed Jerome Powell lebih menyerupai Janet Yellen, yakni lebih dovish.

"Tidak terlalu agresif menaikkan tingkat suku bunga acuan, sehingga beliau lebih dianggap global market friendly," kata Nafan Aji.


Thursday, November 2, 2017

Dubes AS Kritik Aturan yang Tak Pro Investor Asing | PT Kontak Perkasa

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:02 PM No comments
Dubes AS Kritik Aturan yang Tak Pro Investor Asing

PT Kontak Perkasa  | Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan melontarkan kritik terhadap sejumlah aturan yang dianggap tak pro investor asing. Tak hanya menghambat investasi asing di dalam negeri, kebijakan itu "Dapat menghambat inovasi dan kemajuan negara," kata Joseph di Hotel Mandarin, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 2 November 2017.
Joseph mencontohkan regulasi terkait dengan teknologi informasi yang di antaranya terkait aturan konten lokal dinilai hanya membatasi akses konsumen di Indonesia dalam menggunakan perangkat 4G. Selain itu, persyaratan yang mengharuskan adanya perwakilan di daerah atau menggunakan penyimpanan data lokal dinilai dapat membatasi pilihan dan malah menambah biaya pengeluaran. 

Baca:

Laba Facebook Meroket di Tengah Skandal Rusia | PT kontak Perkasa


Joseph juga menyoroti sejumlah aturan di sektor pembayaran yang membatasi kepemilikan asing pada akhirnya akan membuat pilihan konsumen semakin terbatas. Kebijakan tersebut hanya akan mengurangi tingkat keamanan dan menghambat kemajuan Indonesia dalam memperbaiki daftar negatif investasi.

Oleh karena itu, Joseph menilai Indonesia harus menciptakan sistem yang memperlakukan perusahaan asing secara adil dan memberikan kepastian regulasi bagi semua pelaku pasar. "Dan berjalan sesuai komitmen perdagangan internasional,” tuturnya.

Lebih jauh Joseph mengatakan pemerintah Amerika Serikat telah menginvestasikan lebih dari Rp 1 triliun di sektor e-commerce Indonesia. Dengan nilai investasi yang besar itu, diharapkan e-commerce bisa menambah ketersediaan pilihan transportasi, membuka akses pendidikan, mengurangi kemacetan dan membantu perkembangan usaha, mikro, kecil dan menengah. “Namun yang lebih penting, startup bidang teknologi ini membantu membuat hidup lebih baik bagi rata-rata orang Indonesia."

Menanggapi kritik tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, menyebutkan, bahwa pemerintah terus berusaha memperbaiki iklim investasi. Caranya dengan memperbaiki regulasi, mempermudah perizinan untuk investor asing ataupun investor dari dalam negeri. "Ini kenapa ranking investasi kita naik," tuturnya.

Pemerintah, kata Bambang, sedang melakukan sejumlah perbaikan. "Mungkin ada yang belum sempurna tapi terus kita perbaiki. Itu sudah ditunjukkan dengan kita naik 35 peringkat dari dua tahun yang lalu," katanya.



Wednesday, November 1, 2017

Registrasi Kartu Prabayar, Tjahjo: Penyebar Hoax Bisa Terungkap

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:53 PM No comments
Registrasi Kartu Prabayar, Tjahjo: Penyebar Hoax Bisa Terungkap



Kontak Perkasa Futures  | Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyambut baik langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika memberlakukan program registrasi kartu telepon seluler atau registrasi kartu prabayar mulai 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Program ini, antara lain, diharapkan bisa menghilangkan penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian melalui ponsel.

“Pendataan ini diharapkan juga bisa membantu mengungkap lebih cepat siapa-siapa saja yang menyebarkan berita hoax atau fitnah di media sosial,” ujar Tjahjo, Selasa, 31 Oktober 2017, di Yogyakarta.

image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-close-icon-128x128.png
–– ADVERTISEMENT ––
image: https://video.unrulymedia.com/native/opt-out-icon2.png
image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-soundanimation-icon-41x48.gif


Tjahjo menuturkan maraknya berita bohong, hoax, fitnah, dan ujaran kebencian yang masuk sebagian besar dari media sosial melalui ponsel dikhawatirkan lama-lama bisa merusak tatanan negara. Jadi upaya registrasi kartu prabayar oleh Kementerian Komunikasi ini amat berguna secara jangka panjang. “Kalau sudah terdaftar, meskipun (penyebar hoax) gonta-ganti SIM card tapi HP-nya sama, tetap mudah terlacak,” ucapnya.
Dalam kasus ujaran kebencian yang dilakukan melalui jalur telekomunikasi, Tjahjo menuturkan, tanpa validasi SIM card, pelaku tetap bisa terlacak. Namun, menurut dia, butuh waktu proses pelacakan yang lebih lama.

Tjahjo mendengar informasi dari Kementerian Komunikasi bahwa program registrasi kartu prabayar pada hari pertama direspons positif oleh masyarakat. Dalam satu menit, ujar dia, sudah ada 80 juta pengguna ponsel yang mendaftarkan diri. 

Kementerian Komunikasi telah membuka program registrasi kartu prabayar dengan menyertakan nomor kartu keluarga dan nomor induk kependudukan (NIK) mulai Selasa, 31 Oktober 2017. Pemerintah memberi waktu registrasi ini sampai 28 Februari 2018. Menurut Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi Noor Iza, meski pendaftaran belum dibuka secara resmi, sudah ada enam juta pengguna ponsel yang melakukan registrasi  hingga Selasa pekan lalu.

Tuesday, October 31, 2017

Apple Disebut Bakal Akhiri Kerja Sama dengan Qualcomm

PT Kontak Perkasa Futures  | Apple dikabarkan merancang iPhone dan iPad sehingga perangkat tersebut tidak lagi menggunakan chipset buatan Qualcomm. Hal ini dilakukan menyusul perdebatan kedua pihak belakangan ini.


Perubahan tersebut dikabarkan akan berlaku untuk iPhone yang dirilis pada musim gugur 2018, namun, bisa juga rencana tersebut berubah, menurut sumber yang menolak disebutkan identitasnya, sebagaimana dilansir Reuters.

Perselisihan tersebut berawal dari perubahan pasokan karena Qualcomm menghentikan beberapa perangkat lunak bagi Apple untuk menguji chip di iPhone.

Kedua perusahaan itu sedang berselisih mengenai syarat lisensi Qualcomm kepada Apple.
Qualcomm kepada Reuters menyatakan mereka menyediakan secara penuh chip yang sudah diuji untuk iPhone.

“Kami berkomitmen untuk mendukung perangkat baru Apple, sejalan dengan dukungan kami pada yang lainnya di industri,” demikian bunyi keterangan dari Qualcomm.

Analis dari Bernestein, Staci Rasgon berpendapat langkah yang diambil Apple ini tidak terduga karena Qualcomm sejak beberapa tahun ini memasok modem untuk Apple.
Intel Corp menyediakan lebih dari separuh chip modem iPhone baru beberapa tahun setelahnya.

Menurut Rasgon, terlalu dini untuk menyatakan apakah Apple akan benar-benar menghentikan kerja sama dengan Qualcomm tahun depan karena Apple mungkin dapat membuat skenario mendapatkan pasokan dari beberapa perusahaan, seperti yang pernah dilakukan Samsung beberapa tahun lalu.


economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search