English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, November 6, 2017



Kontak Perkasa Futures  | Bijaklah menggunakan telepon pintar Anda. Mengingat perkembangan teknologi yang semakin tak terbendung, banyak cara dilakukan pihak tak bertanggung jawab untuk merusak seseorang.

Sepekan ini, jagat media sosial ramai memperbincangkan konten Graphics Interchange Format (GIF) di aplikasi perpesanan WhatsApp. Sebabnya, konten GIF telah memuat gambar-gambar berbau pornografi. Jelas membahayakan apalagi pengguna aplikasi WhatsApp tak hanya orang dewasa.

Penelusuran yang dilakukan merdeka.com, mendapatkan gambar pada konten GIF sangatlah mudah. Konten GIF bisa ditemukan di ponsel berangkat sistem Android maupun iOS. Konten pada WhatsApp mengingatkan pada kasus Telegram. Jika WhatsApp menggunakan format GIF, Telegram menggunakan stiker.

Sikap tegas langsung ditunjukkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dengan mengirimkan surat pemberitahuan kepada tim WhatsApp agar segera dihapus. Jika tidak memedulikan imbauan tersebut sampai batas waktu ditentukan Rabu mendatang, Kemkominfo mengancam melakukan pemblokiran.

"Kalau tidak dilakukan, kami akan 'telegramkan' WhatsApp," ujar Dirjen Aplikasi dan Informatika (APTIKA), Kemkominfo, Semuel A. Pangerapan saat konferensi pers di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Senin (6/11).




Ditambahkan Samuel, lebih kurang tiga surat sudah dilayangkan pada pihak WhatsApp sejak konten tersebut ramai diperbincangkan. Mulai dari Minggu malam, Senin dini hari, dan Senin pagi tadi.

"Karena perbedaan waktu, jadi agak lama. Tapi mereka bilang tidak bisa melakukan penanganan langsung, karena harus menunggu. Bagi kami, kalau dikasih notice harusnya segera di-take down. Makanya, kami beri waktu selama 2x24 jam harus direspon. Kalau tidak kami blokir web dan aplikasinya," terang dia.

Tak cuma pihak WhatsApp yang dihubungi Kemkominfo, pihak ketiga yang membuat konten GIF seperti giphy.com dan Tenor.com, juga disurati Kemkominfo. Namun hanya giphy.com yang merespons surat dari pemerintah untuk membersihkan konten-konten berbau pornografi. Sedangkan tenor.com tidak memberikan tanggapan. Alhasil, pemerintah memutuskan untuk memblokir Domain Name System (DNS) Tenor.com.

Selain Kemkominfo, Polisi juga bergerak cepat menelusuri penyebar GIF berbau pornografi. Penyebar diancam dengan undang-undang ITE Pornografi.

"Kalau dari WA, ada akun-akun lain akan kami selidiki. Apakah itu muaranya, atau apa, tetap kami komunikasikan dengan Kemenkominfo," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya.

Menurut Argo, konten tersebut sangat tak pantas disebar di media sosial karena berdampak negatif bagi masyarakat, terutama pada anak-anak. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar Kemenkominfo untuk segera menghapus konten tersebut.

"‎Makanya kami menyurati konten-konten porno itu untuk di-delete. Dari penyidik masih bekerja, siapa sih yang mengunggah, meng-upload semua orang bisa mengakses itu," katanya.

Tak cuma pemerintah dan kepolisian, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto juga menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla, khusus membicarakan konten tersebut.

"Itu menghebohkan terkait dengan pornografi yang diduga ada di WhatsApp," kata Susanto di Kantor Wakil Presiden.

KPAI meminta pemerintah tegas dalam hal membangun sistem proteksi yang maksimal agar anak Indonesia tidak terpapar konten-konten negatif terutama pornografi dan juga bermuatan kekerasan.

"Karena bagaimana pun, anak kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi dan informasi. Dengan kondisi seperti ini tentu negara kita harus diminta perannya secara maksimal agar anak-anak kita benar-benar steril dari konten-konten itu,” ujarnya.

Menanggapi laporan tersebut, JK mendukung sikap KPAI dalam menyikapi kasus-kasus pornografi yang mendera anak-anak Indonesia.


Sunday, November 5, 2017

Pekan Depan Rupiah Diprediksi Akan Berada di Kisaran Rp 13.400 - Rp 13.600
PT Kontak Perkasa futures | Analis Binaartha Securitas Nafan Aji memperkirakan rupiah akan cenderung menguat pada pekan depan.

"Rupiah masih ranging pada kisaran 13.400 hingga 13.600," kata Nafan Aji saat dihubungi Tempo, Ahad, 5 November 2017.

image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-close-icon-128x128.png
–– ADVERTISEMENT ––
image: https://video.unrulymedia.com/native/opt-out-icon2.png
image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-soundanimation-icon-41x48.gif

Menurut Nafan penguatan rupiah dipengaruhi oleh berbagai sentimen positif dari dalam negeri, salah satunya dengan meningkatnya stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia juga menilai data-data ekonomi Indonesia lainnya seperti Produk Domestik Bruto atau PDB, indeks keyakinan bisnis, indeks keyakinan konsumen diyakini, cadangan devisa, penjualan eceran, dan transaksi berjalan akan menjadikan sentimen positif terhadap penguatan rupiah pekan depan.


Situs resmi Bank Indonesia mencatat kurs rupiah terhadap dolar AS berada pada Rp 13.500 pada 3 November 2017.

"Namun pada pekan depan akan ada statement dari Janet Yellen yang diperkirakan akan memberikan efek hawkish terhadap dolar AS," kata Nafan Aji.

Sedangkan Nafan menilai kebijakan moneter Gubernur baru The Fed Jerome Powell lebih menyerupai Janet Yellen, yakni lebih dovish.

"Tidak terlalu agresif menaikkan tingkat suku bunga acuan, sehingga beliau lebih dianggap global market friendly," kata Nafan Aji.


Thursday, November 2, 2017

Dubes AS Kritik Aturan yang Tak Pro Investor Asing | PT Kontak Perkasa

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:02 PM No comments
Dubes AS Kritik Aturan yang Tak Pro Investor Asing

PT Kontak Perkasa  | Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan melontarkan kritik terhadap sejumlah aturan yang dianggap tak pro investor asing. Tak hanya menghambat investasi asing di dalam negeri, kebijakan itu "Dapat menghambat inovasi dan kemajuan negara," kata Joseph di Hotel Mandarin, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 2 November 2017.
Joseph mencontohkan regulasi terkait dengan teknologi informasi yang di antaranya terkait aturan konten lokal dinilai hanya membatasi akses konsumen di Indonesia dalam menggunakan perangkat 4G. Selain itu, persyaratan yang mengharuskan adanya perwakilan di daerah atau menggunakan penyimpanan data lokal dinilai dapat membatasi pilihan dan malah menambah biaya pengeluaran. 

Baca:

Laba Facebook Meroket di Tengah Skandal Rusia | PT kontak Perkasa


Joseph juga menyoroti sejumlah aturan di sektor pembayaran yang membatasi kepemilikan asing pada akhirnya akan membuat pilihan konsumen semakin terbatas. Kebijakan tersebut hanya akan mengurangi tingkat keamanan dan menghambat kemajuan Indonesia dalam memperbaiki daftar negatif investasi.

Oleh karena itu, Joseph menilai Indonesia harus menciptakan sistem yang memperlakukan perusahaan asing secara adil dan memberikan kepastian regulasi bagi semua pelaku pasar. "Dan berjalan sesuai komitmen perdagangan internasional,” tuturnya.

Lebih jauh Joseph mengatakan pemerintah Amerika Serikat telah menginvestasikan lebih dari Rp 1 triliun di sektor e-commerce Indonesia. Dengan nilai investasi yang besar itu, diharapkan e-commerce bisa menambah ketersediaan pilihan transportasi, membuka akses pendidikan, mengurangi kemacetan dan membantu perkembangan usaha, mikro, kecil dan menengah. “Namun yang lebih penting, startup bidang teknologi ini membantu membuat hidup lebih baik bagi rata-rata orang Indonesia."

Menanggapi kritik tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, menyebutkan, bahwa pemerintah terus berusaha memperbaiki iklim investasi. Caranya dengan memperbaiki regulasi, mempermudah perizinan untuk investor asing ataupun investor dari dalam negeri. "Ini kenapa ranking investasi kita naik," tuturnya.

Pemerintah, kata Bambang, sedang melakukan sejumlah perbaikan. "Mungkin ada yang belum sempurna tapi terus kita perbaiki. Itu sudah ditunjukkan dengan kita naik 35 peringkat dari dua tahun yang lalu," katanya.



Wednesday, November 1, 2017

Registrasi Kartu Prabayar, Tjahjo: Penyebar Hoax Bisa Terungkap

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:53 PM No comments
Registrasi Kartu Prabayar, Tjahjo: Penyebar Hoax Bisa Terungkap



Kontak Perkasa Futures  | Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyambut baik langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika memberlakukan program registrasi kartu telepon seluler atau registrasi kartu prabayar mulai 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Program ini, antara lain, diharapkan bisa menghilangkan penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian melalui ponsel.

“Pendataan ini diharapkan juga bisa membantu mengungkap lebih cepat siapa-siapa saja yang menyebarkan berita hoax atau fitnah di media sosial,” ujar Tjahjo, Selasa, 31 Oktober 2017, di Yogyakarta.

image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-close-icon-128x128.png
–– ADVERTISEMENT ––
image: https://video.unrulymedia.com/native/opt-out-icon2.png
image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-soundanimation-icon-41x48.gif


Tjahjo menuturkan maraknya berita bohong, hoax, fitnah, dan ujaran kebencian yang masuk sebagian besar dari media sosial melalui ponsel dikhawatirkan lama-lama bisa merusak tatanan negara. Jadi upaya registrasi kartu prabayar oleh Kementerian Komunikasi ini amat berguna secara jangka panjang. “Kalau sudah terdaftar, meskipun (penyebar hoax) gonta-ganti SIM card tapi HP-nya sama, tetap mudah terlacak,” ucapnya.
Dalam kasus ujaran kebencian yang dilakukan melalui jalur telekomunikasi, Tjahjo menuturkan, tanpa validasi SIM card, pelaku tetap bisa terlacak. Namun, menurut dia, butuh waktu proses pelacakan yang lebih lama.

Tjahjo mendengar informasi dari Kementerian Komunikasi bahwa program registrasi kartu prabayar pada hari pertama direspons positif oleh masyarakat. Dalam satu menit, ujar dia, sudah ada 80 juta pengguna ponsel yang mendaftarkan diri. 

Kementerian Komunikasi telah membuka program registrasi kartu prabayar dengan menyertakan nomor kartu keluarga dan nomor induk kependudukan (NIK) mulai Selasa, 31 Oktober 2017. Pemerintah memberi waktu registrasi ini sampai 28 Februari 2018. Menurut Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi Noor Iza, meski pendaftaran belum dibuka secara resmi, sudah ada enam juta pengguna ponsel yang melakukan registrasi  hingga Selasa pekan lalu.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search