English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, July 8, 2018

PT KONTAK PERAKASA FUTURES - Bursa Asia Diperkirakan Menguat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:41 PM No comments

PT KONTAK PERAKASA FUTURES - Bursa saham Asia diperkirakan akan rebound pada perdagangan hari ini, Senin (9/7/2018) menyusul data tenaga kerja Amerika Serikat yang positif.
Dilansir Reuters, AS menciptakan lebih banyak pekerjaan dari yang diperkirakan pada bulan Juni, tetapi kenaikan upah yang stabil menunjukkan tekanan inflasi moderat yang harus membuat Federal Reserve tetap pada rencana kenaikan suku bunga secara bertahap tahun ini.
Berdasarkan data Departemen Tenaga kerja AS, nonfarm payrolls naik 213.000 pekerjaan bulan lalu, karena para produsen meningkatkan perekrutan. Angka tenaga kerja naik 37.000 lebih pada bulan April dan Mei daripada yang dilaporkan sebelumnya.
"Kombinasi meningkatnya tenaga kerja dan peningkatan partisipasi angkatan kerja menunjukkan kondisi pasar kerja yang sehat tetapi tidak mengetat pada bulan Juni, sesuatu yang akan memungkinkan Fed untuk terus menaikkan suku pada laju bertahap," kata Kevin Cummins, ekonom senior AS di RBS, seperti dikutip reuters.
Indeks MSCI Asia Pasifik Pacific luar Jepang diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan hari ini setelah kenaikan 0,7% pada hari Jumat ketika tarif AS pada barang impor asal China mulai diberlakukan.
"Meski ada kekhawatiran ketegangan perdagangan di masa depan, data yang masuk menunjukkan ekonomi AS melonjak, pasar tenaga kerja yang sehat, dan beberapa rebound di Eropa dan Jepang," kata ekonom Barclays, Michael Gapen.
"Untuk saat ini, kebijakan dan kondisi keuangan secara keseluruhan masih mendukung pertumbuhan dan investasi. Pelambatan China yang lebih tajam dari perkiraan dari krisis kredit domestik serta ketegangan perdagangan eksternal dapat menjadi risiko utama bagi pertumbuhan global," lanjutnya.
Fokus pasar pekan ini berkisar pada data ekonomi China untuk bulan Juni, yang mencakup inflasi, pinjaman baru dan perdagangan internasional. AS juga merilis angka inflasi sementara Bank of Canada diperkirakan menaikkan suku bunga pada hari Rabu.

Thursday, July 5, 2018

LIVE KURS RUPIAH 6 JULI: Simak Pergerakan Hari Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:42 PM No comments

PT KONTAK PERKASA  - Mampukah rupiah rebound ke zona hijau setelah terpuruk di zona merah dalam perdagangan kemarin,  Kamis, (05/07)
Adapun pergerakan nilai tukar rupiah melemah pada akhir perdagangan kemarin, Kamis (5/7/2018), sejalan dengan pelemahan mayoritas mata uang di Asia.
Rupiah ditutup melemah 31 poin atau 0,22% di level Rp14.394 per dolar AS, setelah dibuka dengan depresiasi 10 poin atau 0,07% di posisi 14.373.
Pada perdagangan Rabu (4/7), rupiah rebound dan berakhir menguat 0,24% atau 34 poin di level 14.363. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak pada level Rp14.373 – Rp14.425 per dolar AS.
Bersama rupiah, mayoritas mata uang di Asia juga melemah petang ini, dipimpin won Korea Selatan sebesar 0,34% dan rupee India yang melemah 0,32%.
Di sisi lain, ringgit Malaysia dan dolar Singapura masing-masing menguat tipis 0,09% dan 0,01%.
Dilansir dari Bloomberg, mata uang won Korsel memimpin pelemahan pada mata uang Asia di tengah kehati-hatian pasar menjelang tenggat waktu pengenaan tarif oleh Amerika Serikat (AS) terhadap barang-barang China senilai US$34 miliar pada Jumat (6/7/2018).
Ikuti gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar sepanjang hari ini di Bisnis.com

Wednesday, July 4, 2018

Harga Batu Bara Reli Empat Hari Berturut-turut

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:19 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Harga batu bara melanjutkan reli penguatan selama empat hari berturut-turut pada akhir perdagangan Rabu (4/7/2018).
Pada perdagangan Rabu, harga batu bara untuk kontrak Januari 2019, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup menguat 0,31% atau 0,30 poin di posisi US$95,80/metrik ton.
Harga batu bara kontrak Januari 2019 melanjutkan penguatannya di hari keempat setelah pada perdagangan Selasa (3/7), harga batu bara kontrak Januari 2019 ditutup menguat 1,33% atau 1,25 poin di posisi US$95,50/metrik ton.
Harga batu bara menguat di saat harga  Harga minyak Amerika Serikat (AS) berada di kisaran level tertingginya dalam tiga tahun pada Hari Kemerdekaan AS, saat pasokan yang ketat di dalam dan luar negeri membayangi janji Arab Saudi untuk meningkatkan produksi.
Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Agustus 2018 naik 19 sen ke level US$74,33 per barel ketika perdagangan berhenti sekitar pukul 1 siang di New York Mercantile Exchange, kisaran level tertinggi dalam tiga tahun. Harga minyak WTI tidak ditutup pada perdagangan Rabu (4/7) karena libur Hari Kemerdekaan AS.
Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman September 2018 naik 48 sen ke US$78,24 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan premium US$6,28 terhadap WTI untuk bulan yang sama.
Sementara itu, American Petroleum Institute (API) dikabarkan melaporkan penurunan persediaan minyak mentah sebesar 4,51 juta barel pekan lalu, sedangkan pasokan di Cushing, Oklahoma, menyusut 2,6 juta barel.
Ini akan menjadi penurunan ketujuh berturut-turut pada pusat penyimpanan tersebut jika data Energy Information Administration (EIA) mengonfirmasikannya pada Kamis (5/7) waktu setempat. Sebuah survei Bloomberg memprediksi penurunan sebesar 5 juta barel dalam hal stok nasional.
Selain gangguan pasokan global, meningkatnya permintaan juga membantu mendorong harga.
“Pengilangan akan semakin kuat, dan kita terus melihat penurunan persedian yang cukup kuat, itu menunjukkan bahwa ketika kita bergerak maju, pasar ini akan menjadi kurang mendapat pasokan dari yang kita kira,” tambah Melek.

Pergerakan harga batu bara kontrak Januari 2019 di bursa Rotterdam
Tanggal                                    
US$/MT
4 Juli
95,80
+0,31%
3 Juli
95,50
+1,33%
2 Juli
94,25
+0,43%
29 Juni
93,85
(+1,46%)
28 Juni
92,50
(-0,32%)
Sumber: Bloomberg

Tuesday, July 3, 2018

Perselisihan Migrasi di Jerman Beres, Bursa Eropa Menguat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:16 PM No comments

KONTAK PERKASA FUTURES  - Bursa saham Eropa berhasil menguat pada perdagangan Selasa (3/7/2018), setelah partai konservatif pimpinan Kanselir Jerman Angela Merkel menyelesaikan perselisihan mengenai migrasi serta meredakan kecemasan investor, meski isu perang dagang tetap ada.
Pergerakan indeks saham acuan kawasan Eropa, Stoxx 600, berakhir menguat 0,8%, dengan indeks DAX Jerman naik 0,9%.
Perselisihan mengenai migrasi telah mengancam akan menggulingkan koalisi pemerintahan Merkel yang rapuh, tetapi dalam sebuah terobosan pada Senin malam (2/7) waktu setempat, menteri dalam negeri pemerintahannya memutuskan batal mengundurkan diri setelah berdiskusi.
Di sisi lain, pasar ekuitas telah gelisah menjelang batas waktu 6 Juli ketika pemerintah Amerika Serikat (AS) mengenakan tarif pada barang-barang China senilai US$34 miliar. Pemerintah China sendiri telah bersumpah untuk melakukan langkah serupa terhadap produk-produk AS.
“Pergerakan saham menguat seiring membaiknya hubungan politik di Jerman dan komentar perdagangan yang konstruktif dari China telah mengangkat sentimen investor,” ujar David Madden, seorang analis pasar di CMC Markets UK, seperti dikutip Reuters.
Namun begitu, ia menambahkan bahwa sentimen positif pada pasar mungkin tidak akan bertahan lama.
Saham perusahaan tambang Glencore turun lebih dari 8% setelah mengungkapkan bahwa anak perusahaannya telah menerima panggilan dari Departemen Kehakiman AS, yang memintakan dokumen dan catatan tentang kepatuhan terhadap Undang-undang AS terkait praktik korupsi asing dan pencucian uang.
Dokumen yang dimintakan dari anak perusahaan Glencore Ltd terkait dengan bisnis grup tersebut di Nigeria, Republik Demokratik Kongo (DRC), dan Venezuela mulai tahun 2007 hingga sekarang. Glencore menyatakan sedang meninjau panggilan tersebut.
Saham BE Semiconductor, pembuat peralatan asal Belanda, juga mencatat penurunan sebesar hampir 9% setelah memangkas proyeksi pendapatannya.
Di sisi lain, saham Societe Generale naik 0,6% dan Commerzbank naik 0,6% setelah setuju untuk menjual pasar ekuitas dan bisnis komoditas (EMC) kepada Societe Generale.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search