English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, July 31, 2019

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 35,7 Triliun untuk Riset di 2019

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 12:07 AM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES  - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan tahun ini pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp 35,7 triliun untuk riset atau penelitian. Dana tersebut naik jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya sekitar Rp 24,9 triliun.
"Tahun 2019 alokasi anggaran riset kita Rp 35,7 triliun, naik jika dibandingkan dengan tahun 2017 sekitar Rp 24,9 triliun," ujar Sri Mulyani di Kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (31/7).
Sri Mulyani mengatakan, pengalokasian dana penelitian mayoritas berasal dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN). Sementara itu, peran swasta masih tergolong kecil yaitu sekitar 10 persen.
"Dalam konteks Indonesia dengan anggaran yang tadi, kita dihadapkan pada desain tata kelolanya. Riset itu sangat didominasi oleh pemerintah. 66 persen dari total belanja penelitian itu dari pemerintah. Swasta hanya 10 persen," jelasnya.
Menurut Sri Mulyani, pelibatan swasta dalam mengadakan lebih banyak riset sudah dimunculkan sejak 10 tahun lalu dengan pemberian insentif. Namun, insentif ini masih banyak dikeluhkan karena pengurusan yang dianggap cukup ribet.
"Swasta bilang, prosesnya rese. Terlalu banyak rambu-rambunya. Akhirnya 10 tahun terakhir tidak terlalu berdampak. Walaupun sudah dimunculkan semenjak lebih dari 10 tahun yang lalu, itu tidak menimbulkan dampak. Sangat kecil swasta yang menganggap berharga untuk melakukan riset karena itu bisa dikurangkan dari pajaknya," jelasnya.
Untuk menggaet lebih banyak peran dari swasta, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun menyiapkan berbagai insentif berupa diskon pajak. Salah satu yang dipangkas adalah cara pemberian insentif yang disesuaikan dengan besaran investasi yang ditanamkan oleh investor.
"Sehingga sekarang berdasarkan PP 45 2019 yang tadi disebutkan, sekarang kamu boleh double deduction bahkan bahkan bisa triple deduction untuk masalah riset Inovasi dan bahkan kita memberikan insentif untuk pelatihan vokasi," tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang
Sumber: Merdeka.com

Monday, July 29, 2019

Harga Emas Antam Kembali Naik Jadi Rp 707 Ribu per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:21 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES  - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam naik Rp 2.000 per gram menjadi Rp 707 ribu per gram, pada perdagangan Selasa (30/7/2019). Pada perdagangan Senin kemarin, harga emas Antam dipatok Rp 705 ribu per gram.
Sedangkan untuk harga buyback emas Antam, pada awal pekan ini juga naik Rp 2.000 menjadi Rp 636 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 636 ribu per gram.
Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.38 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.
Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara, di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.
Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 7.260.000. Sedangkan untuk ukuran 20 gram dijual Rp 14.070.000
Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
* Pecahan 0,5 gram Rp 378.000
* Pecahan 1 gram Rp 707.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.363.000
* Pecahan 3 gram Rp 2.023.000
* Pecahan 5 gram Rp 3.355.000
* Pecahan 10 gram Rp 6.645.000
* Pecahan 25 gram Rp 16.505.000
* Pecahan 50 gram Rp 32.935.000
* Pecahan 100 gram Rp 65.800.000
* Pecahan 250 gram Rp 164.250.000
* Pecahan 500 gram Rp 328.300.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 656.600.000.

Sunday, July 28, 2019

Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke 6.343,82

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:59 PM No comments

PT KONTAK PERKASA  - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan saham awal pekan ini. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.975.

Pada pra pembukaan perdagangan, Senin(29/7/2019), IHSG berada pada posisi 6.325,23. Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG masih menguat dengan naik 18,59 poin atau 0,29 persen ke posisi 6.343,82.

Sementara itu, indeks saham LQ45 naik 0,48 persen ke posisi 1.013,40. Begitu juga dengan indeks saham IDX30 naik 0,41 persen ke posisi 555,40.
Pada pembukaan perdagangan sebanyak 119 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. Selain itu 49 saham melemah dan 145 saham diam di tempat.

Pada awal pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.349,36 dan terendah 6.336,84

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 14.951 kali dengan volume perdagangan 1,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 271,1 miliar.

Investor asing beli saham Rp 5,13 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.013.

Hampir seluruh sektor saham menghijau dan hanya sektor infrastruktur yang mengalami pelemahan dengan turun 0,47 persen. Sektor industri dasar memimpin penguatan dengan naik 0,37 persen. Kemudian disusul sektor aneka industri yang naik 0,33 persen dan sektor manufaktur naik 0,34 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain YPAS melonjak 24 persen ke level Rp 620 per saham, POSA mendaki 21,43 persen ke level Rp 408 per saham dan DWGL naik 17,43 persen ke angka Rp 129 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham KPAS turun 8,70 persen ke posisi Rp 126 per saham, saham FREN merosot 8,04 persen ke posisi Rp 180 per saham dan saham FITT turun 8,53 persen ke posisi Rp 118 per saham.

Thursday, July 25, 2019

Bisnis Harga Emas Antam Turun Rp 6.000 per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:34 PM No comments

KONTAK PERKASA FUTURES - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam turun Rp 6.000 per gram menjadi Rp 702 ribu per gram, pada perdagangan Jumat (26/7/2019). Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam di patok Rp 708 ribu per gram.
Sedangkan untuk harga buyback emas Antam, juga turun Rp 6.000 menjadi Rp 631 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 631 ribu per gram.
Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.52 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.
Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara, di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.
Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 7.260.000. Sedangkan untuk ukuran 20 gram dijual Rp 13.970.000
Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
* Pecahan 0,5 gram Rp 375.500
* Pecahan 1 gram Rp 702.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.353.000
* Pecahan 3 gram Rp 2.008.000
* Pecahan 5 gram Rp 3.330.000
* Pecahan 10 gram Rp 6.595.000
* Pecahan 25 gram Rp 16.380.000
* Pecahan 50 gram Rp 32.685.000
* Pecahan 100 gram Rp 65.300.000
* Pecahan 250 gram Rp 163.000.000
* Pecahan 500 gram Rp 325.800.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 651.600.000.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search