English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, July 6, 2014



Dolar naik ke level tertinggi dalam satu pekan terakhir terhadap euro sebelum Federal Reserve merilis notulen pertemuan terakhir pekan ini di tengah spekulasi kenaikan tingkat suku bunga.
Index Spot Dollar Bloomberg menahan keuntungan mingguan terbesar dalam  enam pekan terakhir sebelum Presiden Richmond The Fed Jeffrey Lacker dan Minneapolis Narayana Kocherlakota akan berbicara besok. Pound naik ke level tertinggi pada 22 bulan terakhir terhadap euro sebelum Bank of England mengadakan kebijakan pada tanggal 10 Juli mendatang. Mata uang Australia turun terhadap 13 dari 16 mata uang utama seiring Managing Director Dana Moneter Internasional Christine Lagarde mengisyaratkan mengurangi pertumbuhan global lembaga.
Dollar AS sedikit berubah pada level $ 1,3588 dari level 4 Juli lalu pada pukul  09:09 pagi di Tokyo pasca  menyentuh level $ 1,3584, tertinggi sejak tanggal 26 Juni lalu. Dollar AS ditransaksikan pada level  102,11 yen dari level 102,06. Euro stabil pada level 138,75 yen.
Index Spot Dollar Bloomberg, yang melacak Dollar AS terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah dilevel 1,007.66, menahan kenaikan 0,2 persen dari pekan lalu yang merupakan terbesar lima hari terakhir sejak tanggal 23 Mei lalu.
Pound berada pada level 79,23 pence per euro setelah naik 79,18, terbesar sejak bulan September 2012. Dolar Australia turun 0,1 persen menjadi 93,57 sen AS. (knc)
Sumber : Bloomberg

Emas Turun Terkait Penguatan Ekuitas, Daya Tarik Safe Haven Berkurang

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:35 PM No comments


Emas turun pada hari Senin karena kurangnya daya tarik safe-haven akibat ekuitas global yang ditransaksikan mendekati rekor tertingginya terkait data ekonomi yang kuat, sementara spekulasi atas kenaikan awal dari perkiraan suku bunga AS juga menekan bullion.  
Spot emas tergelincir sebesar 0,2 persen ke level $1,317.94 per ons pukul 07:21 waktu singapura pasca mencatat kenaikan mingguan kelima secara beruntun pada hari Jumat kemarin.
Emas telah berada di bawah tekanan karena rilis data pada hari Kamis menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS melonjak pada bulan Juni dan tingkat pengangguran ditutup pada posisi terendahnya dalam enam tahun terakhir, bukti yang menentukan pertumbuhan ekonomi dipercepat.
Meningkatnya laporan pekerjaan AS mendorong beberapa ekonom untuk berspekulasi dengan gagasan untuk membawa maju perkiraan mereka untuk kenaikan tingkat suku bunga Federal Reserve, meskipun menguat tajam, lebih memilih untuk menunggu data yang lebih banyak. (izr)
Sumber: Reuters

Thursday, July 3, 2014

HSBC Melihat Permintaan Emas di India Akan Meningkat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:51 PM No comments


Permintaan emas India kemungkinan akan naik seiring dengan harapan dari para penjual atas pengurangan larangan dalam perdagangan logam kuning di negara tersebut, berdasarkan pernyataan dari HSBC dalam sebuah catatan penelitian.
Mengutip data dari All India Gems and Jewelry Trade Federation, HSBC mengatakan bahwa impor emas India turun hingga 77% ke level 150 metrik ton pada semester pertama 2014 dari level 450 ton di  semester pertama tahun 2013.
Menurut HSBC, pemerintah India kemungkinan akan mengurangi pajak impor emas bullion seiring dengan dirilisnya anggaran Negara yang dijadwalkan pada 10 Juli nanti.

Partai Bharatiya Janata, yang baru-baru ini memenangkan suara terbanyak dalam pemilihan umum di India, telah menyatakan akan segera meninjau kembali larangan impor emas setelah partai itu mengambil kendali pemerintahan. Larangan tersebut diterapkan guna mengendalikan meningkatnya defisit perdagangan India.

"
Alhasil, impor Bullion ke India terbatasi setelah pelarangan terkait mulai berlaku. India merupakan konsumen emas kedua terbesardi dunia, dengan China yang  menempati posisi pertama dan dalam pandangan kami, pelonggaran larangan emas bullionini akan menjadi pendukung harga untuk jangka menengah,berdasarkan kesimpulan HSBC. (vck)

Sumber: metal.com


Dolar menuju kenaikan mingguan terhadap sebagian besar dari 10 pasangan seiring dengan  tanda-tanda pemulihan AS yang mempercepat spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikan suku bunga.
Dollar AS diperdagangkan pada level tertinggi dua minggu terhadap yen setelah data upah sektor non pertanian naik lebih dari perkiraan ekonom dan tingkat pengangguran turun ke level terendah hampir enam tahun terakhir. Euro mengalami penurunan tiga hari berturut-turut jelang dirilis data yang mungkin menunjukkan tingkat pesanan pabrik di Jerman yang mengalami penurunan. Mata uang Australia juga mengalami penurunan mingguan paling tajam lebih dari sebulan terakhir. Ekspektasi dari ayunan pergerakan mata uang tersebut jatuh ke rekor terendah.
Mata uang AS sedikit berubah pada posisi 102,21 yen pukul 08:56 pagi di Tokyo kemarin, ketika menyentuh posisi 102,27, tertinggi sejak tanggal 18 Juni. Mata uang itu tidak berubah pada possi $ 1,3610 per euro. Untuk minggu ini, dollar AS naik 0,8 persen terhadap yen dan 0,3 persen terhadap euro. Posisi Euro dari 18-negara itu tidak berubah pada level 139,09 yen, naik 0,5 persen sejak tanggal  27 Juni.
Index Spot Dollar Bloomberg, yang melacak dollar AS terhadap 10 mata uang utama lainnya, sedikit berubah pada posisi 1,007.03 kemarin, naik 0,2 persen menjadi 1,007.05. (knc)
Sumber: Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search