English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, November 1, 2017

Registrasi Kartu Prabayar, Tjahjo: Penyebar Hoax Bisa Terungkap

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:53 PM No comments
Registrasi Kartu Prabayar, Tjahjo: Penyebar Hoax Bisa Terungkap



Kontak Perkasa Futures  | Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyambut baik langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika memberlakukan program registrasi kartu telepon seluler atau registrasi kartu prabayar mulai 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Program ini, antara lain, diharapkan bisa menghilangkan penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian melalui ponsel.

“Pendataan ini diharapkan juga bisa membantu mengungkap lebih cepat siapa-siapa saja yang menyebarkan berita hoax atau fitnah di media sosial,” ujar Tjahjo, Selasa, 31 Oktober 2017, di Yogyakarta.

image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-close-icon-128x128.png
–– ADVERTISEMENT ––
image: https://video.unrulymedia.com/native/opt-out-icon2.png
image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-soundanimation-icon-41x48.gif


Tjahjo menuturkan maraknya berita bohong, hoax, fitnah, dan ujaran kebencian yang masuk sebagian besar dari media sosial melalui ponsel dikhawatirkan lama-lama bisa merusak tatanan negara. Jadi upaya registrasi kartu prabayar oleh Kementerian Komunikasi ini amat berguna secara jangka panjang. “Kalau sudah terdaftar, meskipun (penyebar hoax) gonta-ganti SIM card tapi HP-nya sama, tetap mudah terlacak,” ucapnya.
Dalam kasus ujaran kebencian yang dilakukan melalui jalur telekomunikasi, Tjahjo menuturkan, tanpa validasi SIM card, pelaku tetap bisa terlacak. Namun, menurut dia, butuh waktu proses pelacakan yang lebih lama.

Tjahjo mendengar informasi dari Kementerian Komunikasi bahwa program registrasi kartu prabayar pada hari pertama direspons positif oleh masyarakat. Dalam satu menit, ujar dia, sudah ada 80 juta pengguna ponsel yang mendaftarkan diri. 

Kementerian Komunikasi telah membuka program registrasi kartu prabayar dengan menyertakan nomor kartu keluarga dan nomor induk kependudukan (NIK) mulai Selasa, 31 Oktober 2017. Pemerintah memberi waktu registrasi ini sampai 28 Februari 2018. Menurut Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi Noor Iza, meski pendaftaran belum dibuka secara resmi, sudah ada enam juta pengguna ponsel yang melakukan registrasi  hingga Selasa pekan lalu.

Tuesday, October 31, 2017

Apple Disebut Bakal Akhiri Kerja Sama dengan Qualcomm

PT Kontak Perkasa Futures  | Apple dikabarkan merancang iPhone dan iPad sehingga perangkat tersebut tidak lagi menggunakan chipset buatan Qualcomm. Hal ini dilakukan menyusul perdebatan kedua pihak belakangan ini.


Perubahan tersebut dikabarkan akan berlaku untuk iPhone yang dirilis pada musim gugur 2018, namun, bisa juga rencana tersebut berubah, menurut sumber yang menolak disebutkan identitasnya, sebagaimana dilansir Reuters.

Perselisihan tersebut berawal dari perubahan pasokan karena Qualcomm menghentikan beberapa perangkat lunak bagi Apple untuk menguji chip di iPhone.

Kedua perusahaan itu sedang berselisih mengenai syarat lisensi Qualcomm kepada Apple.
Qualcomm kepada Reuters menyatakan mereka menyediakan secara penuh chip yang sudah diuji untuk iPhone.

“Kami berkomitmen untuk mendukung perangkat baru Apple, sejalan dengan dukungan kami pada yang lainnya di industri,” demikian bunyi keterangan dari Qualcomm.

Analis dari Bernestein, Staci Rasgon berpendapat langkah yang diambil Apple ini tidak terduga karena Qualcomm sejak beberapa tahun ini memasok modem untuk Apple.
Intel Corp menyediakan lebih dari separuh chip modem iPhone baru beberapa tahun setelahnya.

Menurut Rasgon, terlalu dini untuk menyatakan apakah Apple akan benar-benar menghentikan kerja sama dengan Qualcomm tahun depan karena Apple mungkin dapat membuat skenario mendapatkan pasokan dari beberapa perusahaan, seperti yang pernah dilakukan Samsung beberapa tahun lalu.


Monday, October 30, 2017

Malaysia Tutup Kedutaannya di Korea Utara | PT Kontak Perkasa

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:51 PM No comments

Malaysia Tutup Kedutaannya di Korea Utara

PT Kontak Perkasa  | Malaysia mempertimbangkan menutup kedutaan besarnya di Korea Utara setelah negeri jiran itu mengevaluasi kepemimpinan Kim Jong-un.

Perdana Menteri Najib Razak pada Senin, 30 Oktober 2017, mengatakan pemerintahannya mempertimbangkan menutup Kedutaan Besar Malaysia di Pyongyang dan memindahkan seluruh kepentingan Malaysia dengan Korea Utara ke Beijing, Cina.



Selain itu, Najib menjelaskan, Malaysia mempertimbangkan hubungannya dengan Korea Utara dalam berbagai aspek termasuk diplomatik, politik, dan ekonomi.
"Malaysia telah mengambil langkah untuk mematuhi seluruh resolusi PBB terkait dengan ancaman Korea Utara," kata Razak di gedung parlemen.

Razak menambahkan, selama kunjungannya ke Amerika Serikat, kedua negara menyatakan keprihatinannya atas keamanan dan keselamatan di wilayah Asia-Pasifik, yang terancam oleh program uji coba nuklir dan rudal balistik Korea Utara.

Hubungan Malaysia dan Korea Utara mulai terkikis sejak pembunuhan Kim Chol di lapangan terbang internasional Kuala Lumpur oleh sekelompok pembunuh dipimpin dua orang perempuan asing.

Belakang baru diketahui bahwa mendiang Kim Chol merupakan saudara tiri dari penguasa Korea Utara, Kim Jong-un.


Sunday, October 29, 2017

Konstruksi Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, PU Ambil Langkah Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:51 PM No comments
Konstruksi Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, PU Ambil Langkah Ini

Kontak Perkasa Futures | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan segera menyusun langkah pengendalian strategis untuk pembangunan konstruksi jalan tol. Salah satunya dipicu oleh ambruknya girder proyek tol Pasuruan-Probolinggo, Jawa Timur, hari ini.

Tak hanya itu, kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto, menyebutkan sebelumnya juga ada kejadian ambruknya jembatan penyeberangan di jalan tol Bocimi pada 22 September 2017 lalu. "Penyusunan langkah pengendalian strategis diperlukan agar kejadian tidak berulang," ujarnya kepada Tempo di Jakarta, Ahad, 29 Oktober 2017.


Baca: 

Dorong Startup di Indonesia, Google Latih 1.200 Developer Lokal


Arie menjelaskan, insiden pertama terjadi saat jembatan tol Bocimi ambruk pada bulan lalu. "Dan hari ini girder proyek tol di Grati, Pasuruan juga jatuh, dan menyebabkan satu orang pekerja meninggal dan dua lainnya, terluka," katanya.

Kejadian ambruknya jembatan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) terletak di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringing, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada akhir September lalu, kata Arie, menyebabkan satu orang pekerja tewas. Sementara pagi hari ini sekitar pukul 09.00 girder proyek tol Pasuruan-Probolinggo, Jawa Timur, ambruk. Kedua proyek itu masing-masing ditangani oleh PT Waskita Toll Road, anak usaha PT Waskita Karya Tbk. (Persero).

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Shastia Hadiarti mengatakan pihaknya bersama instansi terkait masih melakukan investigasi. "Penyebabnya sedang diinvestigasi," kata Shastia saat dihubungi Tempo.

Shastia menuturkan timnya juga sedang mengkaji ambruknya konstruksi tol Pasuruan-Probolinggo yang menewaskan satu orang perkerja, dengan ambruknya konstruksi jembatan di Tol Bocimi yang juga menewaskan seorang pekerja. "Sementara sedang kami kaji apakah penyebabnya sama atau tidak," tuturnya. "Yang jelas kami selalu mengkaji dan memperbaharui aspek K3LMP (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lingkungan, Mutu dan Pengamanan) di masing-masing proyeknya."


economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search