English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, April 29, 2018

Kisruh Pekerja Tambang Bakal Berkurang, Harga Tembaga Siap Susut

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:23 PM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES - Harga tembaga berjangka kemungkinan mengalami pelemahan di tengah adanya kesepakatan antara pihak penambang dan serikat pekerja sehingga diprediksi akan mendorong pertumbuhan suplai dan cenderung mendorong kenaikan harga yang terbatas.
BHP Billiton, selaku pemilik mayoritas tambang Escondida di Chile, produsen tembaga terbesar global mengatakan bahwa mereka baru—baru ini tengah memperpanjang pembicaraan untuk mencapai kesepakatan dengan para serikat pekerja.
Harga tembaga yang telah meningkat lebih dari 50% sejak mencapai level terendah dalam 9 tahun pada 2016 telah mendorong meningkatnya keuntungan secara global dan berpotensi memicu serikat pekerja untuk lebih banyak berpengaruh dalam negosiasi.
Sementara itu, serikat pekerja di tambang tembaga Escondida di Chile mengatakan bahwa pihaknya telah membuat sedikit kemajuan dalam kesepakatan kontrak awal dengan manajemen penambang.
Serikat pekerja menerima tawaran untuk memulai negosiasi awal dengan penambang Inggris—Australia pada Maret dalam upaya untuk menghindari pemogokan lain di tambang Chile Utara.
Sebelumnya, kegagalan mencapai kesepakatan telah menyebabkan pemogokan selama 44 hari pada tahun lalu sehingga mengguncang pasar tembaga global.
Serikat pekerja pada tahun lalu memutuskan untuk mengakhiri pemogokan dengan menerapkan ketentuan hukum yang memungkinkan mereka untuk memperpanjang kontrak yang ada selama 18 bulan hingga 31 Juli 2018.
“Para pekerja kami diberdayakan dan akan bertindak dengan kekuatan yang lebih besar dari tahun lalu dalam membela hak—hak kami, mengingat harga tembaga dan biaya untuk konflik akan semakin besar,” kata juru bicara serikat pekerja Carlos Allendes.
Pembicaraan tersebut akan resmi dibahas mulai 4 Juni 2018. Jika negosiasi berhasil dan memungkinkan produksi akan diperkuat, hal ini dapat mempengaruhi proyeksi pasar terhadap pertumbuhan suplai sehingga memberi tekanan terhadap harga.
International Copper Study Group (ICSG) memproyeksikan harga rata—rata tahunan pada tembaga sebesar US$7.042,92 per ton, naik 14% di atas harga rata—rata tahun 2017.
Sumber : Reuters

Thursday, April 26, 2018

IHSG Bakal Bertahan di Atas 5.900, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:17 PM No comments
PT KONTAK PERKASA -  IHSG diperkirakan bergerak mencoba menguat dan bertahan di atas level 5.900 dengan rentang perdagangan pada Jumat (27/4) pada kisaran 5.880--6.000.
Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi menjelaskan ekuitas Asia ditutup bervariasi dengan penguatan pada Indeks saham di Jepang dan Korea Selatan Nikkei (+0.47%), TOPIX (+0.25%) dan KOSPI (+1.10%) sedangkan Ekuitas di China dan Indonesia memimpin pelemahan di mana Indeks Hangseng (-1.06%), CSI (-1.91%) dan IHSG (-2.81%) ditutup tertekan cukup signifikan.
Sentimen capital outflow menghantui setelah naiknya imbal hasil AS hingga 3% masih menjadi faktor utama. IHSG(-2.81%) ditutup melemah signifikan 170.65 poin terdalam ditahun ini dilevel 5909.20 dengan sektor pertambangan (-3.46%) dan Keuangan (-3.19%) memimpin pelemahan.
Bank Indonesia yang mengambil sikap konservatif pada suku bunga sejak bulan lalu pasca naiknya Fed rate membuahkan capital outflow yang terus menerus terasa hingga saat ini ytd sebesar Rp32,96 triliun.
Efek capital outflow menggores pergerakan rupiah terhadap USD hingga hampir menyentuh level 14.000, aksi intervensi pun tidak berpengaruh signifikan. Efek yang cukup terasa di saat imbal hasil 10 tahun naik 3% dan penguatan USD hingga Indonesia terjadi sell off obligasi global terbesar dalam 2 minggu terakhir.
Investor asing pun tercatat net sell cukup besar pada ekuitas diperdagangan hari ini sebesar Rp1,31 triliun dengan saham BMRI, BBRI, BBCA dan ASII menjadi top net sell value.
Bursa saham Eropa dibuka menguat ditengah bervariasinya pergerakan saham di Asia. Indeks Eurostoxx (+0.26%), FTSE (+0.17%), DAX (+0.20%) dan CAC (+0.47%) dibuka cukup optimis seakan menghapus penurunan sejak awal pekan. Investor terfokus pada pengumuman pendapan perusahaan.
Euro sedikit lebih tinggi menjelang keputusan suku bunga ECB, dan obligasi Eropa mengikuti kenaikan dalam Treasuries. Sentimen selanjutnya investor akan memperhatikan data PDB AS, keputusan suku bunga ECB, Kebijakan moneter BOJ dan pertemuan Korea Utara dan Korea Selatan diakhir pekan.
Investor lokal terfokus pada statment BI mengenai ketidak raguan dalam penyesuaian kebijakan moneter dan kelanjutan intervensi jika dibutuhkan guna menahan permintaan USD yang bergejolak.
Secara teknikal IHSG terlihat tertahan pada level 5.900 yang merupakan level target support koreksi FR 161.8% sehingga indikasi rebound cukup kuat dipergerakan selanjutnya.
Indikator Stochastic mencapai area oversold dengan indikasi golden-cross dengan momentum reversal dari indikator RSI. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak mencoba menguat bertahan di atas level 5.900 dengan rentan 5.880-6.000.
Saham-saham yang dapat dicermati diantaranya AKRA, ASII, BBCA, BBRI, BMRI, SMRA, CTRA, ADRO, KDSI, PTPP, UNVR.

Wednesday, April 25, 2018

Wacana Nuklir Iran Bayangi Stok AS, Harga Minyak Menguat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:25 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES - Harga minyak mentah berhasil berakhir menguat pada perdagangan Rabu (25/4/2018), saat investor tetap fokus pada sinyal dari Presiden Prancis Emmanuel Macron terhadap kesepakatan nuklir Iran. Hal tersebut, membayangi laporan persediaan minyak AS yang bearish.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2018 berakhir naik 35 sen di level US$68,05 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan sekitar 6% di atas rata-rata 100 hari.
Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman Juni 2018 naik 14 sen dan ditutup di US$74 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan premium US$5,95 terhadap WTI Juni.
Dilansir Bloomberg, bursa minyak di New York berakhir 0,5% lebih tinggi pada Rabu setelah berfluktuasi selama sesi perdagangan. Data yang dirilis Energy Information Administration (EIA) sebelumnya mengejutkan para pedagang, yang menunjukkan peningkatan stok minyak mentah AS lebih besar dari perkiraan.
Pada akhir sesi, investor kembali fokus pada pernyataan Macron dan masalah yang masih ada seputar kesepakatan nuklir Iran.
“Hal terjadi di sini adalah Iran dan penghitungan mundur hingga 12 Mei, tenggat waktu untuk keputusan AS mengenai memperbarui sanksi Iran,” kata Rob Thummel, direktur pelaksana di Tortoise. “Itulah yang dilihat pelaku pasar untuk petunjuk dan perdagangan.”
Para investor menunggu-nunggu komentar dari Macron, yang mendorong batas diplomasi internasional, sebagai upaya terakhirnya untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir Iran.
Pada awal sesi, harga minyak mentah sempat melemah menyusul rilis data EIA yang menunjukkan kenaikan persediaan minyak mentah AS sebesar 2,17 juta barel pekan lalu, lebih besar dari peningkatan 1,1 juta barel yang dilaporkan oleh American Petroleum Institute (API) sebelumnya.
“Kenaikan itu didorong oleh utilisasi kilang yang turun beberapa poin persentase, dan juga fakta bahwa impor secara mengejutkan sangat kuat,” kata Joseph Bozoyan, seorang manajer portofolio di Manulife Asset Management LLC di Boston.
Laporan EIA menunjukkan pasokan minyak mentah AS naik menjadi 429,7 juta barel pekan lalu, karena pemanfaatan kilang berdetak lebih rendah. Pada saat yang sama, ekspor minyak mentah melonjak untuk pekan kedua ke level tertinggi.
Pasokan bensin naik 840.000 barel, terbesar sejak akhir Februari. Adapun minyak yang disimpan di Cushing, Oklahoma, naik 459.000 barel pekan lalu, dan produksi minyak mentah mencapai rekor tertinggi baru.
baca juga : 

Dow Jones Rebound, Nasdaq Turun Hari Kelima

Tuesday, April 24, 2018

Terbebani Kinerja Produsen Chip, Indeks Stoxx 600 Berakhir Flat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:12 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES  - Pergerakan bursa Eropa hanya berakhir flat pada perdagangan Selasa (24/4/2018), saat kinerja produsen chip terbebani oleh laporan AMS tentang penurunan jumlah pesanan.
Indeks saham acuan kawasan Eropa Stoxx Europe 600 berakhir flat setelah mengalami sesi yang berat, menyusul kenaikan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun mencapai di atas 3%, untuk pertama kalinya sejak 2014.
Kenaikan imbal hasil obligasi, yang dikhawatirkan oleh para investor dapat merugikan ekuitas, sebagian dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah yang pada Selasa sempat mencapai US$75, sekaligus mendorong saham energi.
Dilansir Reuters, indeks minyak dan gas menjadi sektoral dengan kenaikan terbesar, sebanyak 1% pada kisaran level tertingginya dalam sekitar tiga tahun.
Sementara itu, saham AMS, produsen chip asal Austria, yang memasok Apple, yang merosot 9% setelah melaporkan jumlah pesanan yang lebih rendah dari salah satu pelanggan utamanya, turut menekan saham perusahaan lain di sektor ini.
“Masuk akal untuk mengasumsikan bahwa hal ini juga akan berdampak negatif pada panduan STM kuartal II,” kata analis Liberum setelah saham STMicro turun 0,7% dan Dialog Semi melemah 6%.
Di sisi lain, saham SAP Jerman naik 3,5% setelah menyatakan pemulihan marjinnya berada di jalur yang benar. Saham Deutsche Bank AG bertambah 4,2%. Perusahaan ini diperkirakan akan menjabarkan perubahan strategi pada Kamis bersama laporan keuangan kuartal pertama.
Namun, saham bank asal Swiss UBS gagal menghibur investornya pada hari Senin setelah performa bisnis manajemen aset andalannya meleset dari perkiraan.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search